Kasus Corona di Lampung

Bantah Pasien 18 Disebut Meninggal Dunia, Reihana: Dia Sehat Walafiat

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Reihana membantah kabar meninggalnya pasien 18.

Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Ilustrasi - Kadiskes Lampung Reihana membantah kabar meninggalnya pasien 18. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Dinas Kesehatan Lampung yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Reihana membantah kabar meninggalnya pasien 18.

Dalam berita sebelumnya disebutkan bahwa pasien 18 berinisial Sj (66) meninggal dunia.

Belakangan diketahui bahwa Sj adalah pasien dalam pengawasan (PDP) corona alias belum dikonfirmasi positif.

Sementara pasien 18 adalah seorang pria berusia 52 tahun asal Lampung Utara.

Pasutri Meninggal Dunia di Lampung Dinyatakan Positif Corona, Pasien Positif Bertambah 3 Orang

PDP Wanita asal Tulangbawang Meninggal, Disebut Punya Riwayat Stroke

UPDATE Corona di Lampung 11 April, 2.354 ODP, 50 PDP, dan 7 Meninggal Dunia

Reihana Beberkan Kronologi PDP Corona di Lampung Meninggal Dunia

Reihana pun meluruskan bahwa pasien 18 dalam kondisi baik.

"Terkait pasien nomor 18 yang dikabarkan meninggal, ini salah besar. Pasien nomor 18 kami seorang laki-laki 52 tahun. Saat ini keadaannya sehat walafiat," ungkapnya dalam video conference, Sabtu (11/4/2020) sore.

Reihana mengatakan, yang bersangkutan adalah orang tanpa gejala (OTG) dimana hasil konfirmasinya positif.

"Saat ini tengah diisolasi di daerah Lampung Utara. Jadi informasi yang kabarnya meninggal itu tidak benar," beber dia.

Mengenai warga Tulangbawang yang meninggal dunia dan sempat dirawat di rumah sakit di Bandar Lampung, Reihana menjelaskan, yang bersangkutan adalah pasien dalam pengawasan (PDP). 

"Itu adalah PDP kami yang masih dalam pengawasan. Statusnya meninggal dunia. Sampai hari ini hasil konfirmasi lab-nya belum datang," papar dia.

Pihaknya belum bisa menyatakan yang bersangkutan meninggal karena Covid-19.

"Yang bersangkutan, pasien dari Tulangbawang ini, usia lanjut, 80-an tahun. Sudah menderita selama dua tahun post stroke. Jadi tidak banyak melakukan aktivitas berjalan," jelas Reihana.

Pasien tersebut lebih banyak berada di tempat tidur.

"Kemarin pada saat dibawa ke Bandar Lampung juga dengan kondisi kesadaran yang menurun," imbuhnya. (Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved