Tribun Lampung Utara
23 Rumah Terdampak Banjir di Griya Nuwo Maffan Kotabumi Selatan
Risma mengatakan banjir yang merendam puluhan runah di sini terjadi akibat hujan deras yang terjadi beberapa jam lalu.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sebanyak 23 rumah di perumahan Griya Nuwo Maffan, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan alami kebanjiran, Minggu (12/4/2020) malam.
Saat ini, lokasi tersebut sudah surut.
"Kalau semalam ketinggian air capai 1 meter, pagi ini sudah surut," kata Sarihusin, camat Kotabumi Selatan, Senin 13 April 2020.
Banjir diakibatkan hujan deras yang mengguyur Kotabumi.
Dari lokasi tidak ada yang meninggal dunia, hanya saja peralatan elektronik mereka rusak.
• 275 Hektare Sawah di Lampung Selatan Terendam Banjir Akibat Luapan Air Sungai Way Sekampung
• 7 Desa Terendam Banjir di Pesawaran, Bupati Dendi Ramadhona Langsung Tinjau Penduduknya
• Kawanan Rampok Dihajar Massa Seusai Tembak Petani di Mesuji, 1 Pelaku Tewas dan 1 Kritis
• PDP Virus Corona di Lampung Meninggal Dunia, Kadiskes Sebut karena HIV
"Saya pantau langsung kelokasi bersama aparat TNI, Polri, serta BPBD," jelasnya.
Risma mengatakan banjir yang merendam puluhan runah di sini terjadi akibat hujan deras yang terjadi beberapa jam lalu.
Barang barang berharga tidak bisa diungsikan karena air begitu cepat masuk kedalam rumah.
" Ya kami terpaksa mengungsi karena kedalaman kurang lebih 1 meter dan barang barang tidak bisa kami evakuasi airnya begitu cepat masuk kedalam rumah," Jelasnya.
Sementara, Salah satu petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampura yang sedang berada dilokasi menyampaikan, bahwa kedalam air yang menggenangi Pemukiman warga di perumahan Griya Nuwo Maffan Kurang lebih 1 meter.
Pihaknya juga telah membantu mengevakuasi dua unit motor dan barang barang berharga milik warga dengan menggunakan perahu karet
Terpisah, Kabid Darlog BPBD Lampura. Meri Edialis menyampaikan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lampura telah membantu masyarakat yang terdampak banjir akibat hujan yang sangat deras.
" Banjir itu akibat drainase tidak bisa menampung debit air yang terlalu tinggi akibat hujan yang sangat deras, " ungkapnya
Beberapa titik lokasi yang terdampak banjir diantaranya Jalan Lintas Sumatra Perumahan Griya Nuwo Maffan Kelurahan Kelapa Tujuh, Jalan Ahmad Akuan Kelurahan Sribasuki, Jalan Beringin Kelurahan Rejo Sari, Jalan Soekarno Hatta, Gang LDDI Kelurahan Tanjung Harapan.
"Pada Kejadian itu tidak ada korban jiwa," katanya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)