Cegah Warga ke Pasar Sayur saat Lockdown, Tangan Polisi Putus Dibacok
Bentrokan itu terjadi di pasar sayur, setelah sekelompok Nihangs, atau orang dari Sikh, datang bersenjatakan senjata tradisional.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang polisi tangannya putus terpotong setelah bentrok dengan seorang warga yang tak mengindahkan larangan lockdown di tengah wabah virus corona.
Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi di sebuah pasar sayur di India.
Diberitakan, tangan seorang polisi di Negara Bagian Punjab, India, terpotong setelah bentrok dengan pria yang mengabaikan lockdown virus corona.
Bentrokan itu terjadi di pasar sayur Patiala, setelah sekelompok Nihangs, atau orang dari Sikh, datang bersenjatakan senjata tradisional.
Nihangs berusaha memasuki tempat itu, namun diadang oleh staf lokal yang menanyakan dokumen bahwa mereka mendapat izin untuk keluar dari rumah.
• Pandemi Meluas, Lockdown di India Diperpanjang 2 Minggu Lagi
• Gara-gara Lockdown, Wali Kota di Meksiko Tewas Ditembaki saat Naik Mobil
• Warga yang Protes Lockdown Ditembak Mati Tentara Nigeria
Terjadi ketegangan yang membuat polisi di sekitar pasar datang.
Tetapi, intervensi yang mereka lakukan untuk meredakan situasi membuat bentrokan pecah.
Salah satu dari Nihangis kemudian mencabut senjatanya dan memotong tangan salah satu petugas, seperti dilaporkan Russian Today Minggu (12/4/2020).
Si pelaku yang tak disebutkan identitasnya itu sempat melarikan diri sebelum dikejar oleh kepolisian dan berhasil tertangkap.
Korban diidentifikasi bernama Sub-Asisten Inspektur Harjeet Singh, harus menjalani operasi darurat di lengan sebelah kiri.
Kepolisian lokal dalam keterangan tertulis menyatakan, bentrokan yang berlangsung di sebelah timur Punjab merupakan "insiden yang disayangkan".
Pada Sabtu, Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan perpanjangan lockdown virus corona yang seharusnya berakhir pada Selasa (14/4/2020).
Hingga saat ini, Negeri "Bollywood" mengumumkan 8.504 kasus penularan Covid-19, penyakit yang diakibatkan corona, dengan 289 di antaranya meninggal.
Laporkan 2 Warga Tak Jalani Karantina Corona, Pria di India Tewas Dianiaya
Gara-gara melaporkan adanya warga desa yang belum menjalani prosedur tes dan karantina virus corona, seorang pria di India tewas.