Cegah Warga ke Pasar Sayur saat Lockdown, Tangan Polisi Putus Dibacok

Bentrokan itu terjadi di pasar sayur, setelah sekelompok Nihangs, atau orang dari Sikh, datang bersenjatakan senjata tradisional.

(STR/EPA-EFE) via Kompas.com
Pekerja migran memadati terminal bus di perbatasan Uttar Pradesh dekat New Delhi, India, pada 28 Maret 2020 menyusul keputusan lockdown untuk mencegah corona 

Berdasarkan aturan tersebut, setiap pemudik yang kembali harus bersedia menjalani pemeriksaan dan dikarantina selama 14 hari.

Berdasarkan keterangan pejabat sipil Bihar, 50.000 pekerja migran kembali selama 24 jam terakhir.

Mereka mendapat makanan, pelayanan kesehatan, termasuk karantina.

Namun menerima gelombang sebanyak itu, apalagi bagi negara bagian miskin seperti Bihar, menciptakan atmosfer ketakutan, dan ketidakpercayaan.

Rasksh Jha, pejabat lokal kepada The Print mengungkapkan, paa pekerja itu menghadapi boikot sosial di tempat asal mereka.

"Tidak ada yang berani mendekati mereka. Kami juga tidak mempunyai cukup ruang untuk menggelar pemeriksaan," kata Rasksh. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bentrok dengan Pria yang Abaikan Lockdown Covid-19, Tangan Polisi di India Terpotong"

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved