Berita Nasional
Kisah Pengusaha Warteg Tetap Bagi Makanan Gratis meski Omzet Merosot 80 Persen Akibat Virus Corona
Seorang pengusaha warteg tetap berbagi makanan gratis meski usahanya mengalami kerugian akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
Keluhan itu mengenai kelangkaan masker di Kota Bengkulu sejak wabah virus corona atau Covid-19 menerpa.
Dari situlah, Heri kemudian berinisiatif membuat sendiri masker kain untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Alhamdulillah beberapa teman ikut membantu, baik dari donasi membeli bahan kain, hingga menjahit dan packing masker."
"Bahkan saat membagikan ke masyarakat, beberapa teman pun ikut andil," ungkap Heri, belum lama ini.
Aksi Heri justru menjadi perhatian warga.
Sejumlah donasi berdatangan.
Banyaknya donasi membuat Heri semakin semangat memproduksi masker kain lebih banyak.
"Aksi pembagian masker justru makin banyak dukungan warga dalam bentuk donasi membeli bahan. Saya semakin semangat," ujarnya.
Ditanya apakah dirinya tidak rugi dengan aksi yang dilakukan ini, Heri mengaku justru senang bisa membantu orang di tengah kesulitan mendapat masker saat ini.
"Alhamdulillah saya tidak merasa rugi, Bang. Karena rezeki itu tak perlu dikhawatirkan."
"Yang penting bisa membantu orang, dan orang senang dengan bantuan kita, itu sudah bagian dari rezeki," ujar dia.
Heri menyebutkan, semangat kebersamaan tersebut ia dapatkan saat duduk di bangku kuliah.
Saat itu, ia aktif di salah satu organisasi mahasiswa pencinta alam, Madyapala, UMB.
Rasa solidaritas dan kebersamaan itu masih terbawa hingga sekarang.
"Saya hanya mengerjakan apa yang saya bisa sumbangkan."