Tribun Bandar Lampung

Cerita Eks Warga Binaan Terima Kartu Pra Kerja, Edo Bahagia Bisa Bantu Keluarga 

Edo pun mengaku tak bisa menutupi kebahagiaannya lantaran ia belum mendapatkan kerja setelah keluar dari Lapas Kelas II A Metro.

Tayang:
Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Hanif
50 eks warga binaan sedang menerima pengarahan penerimaan kartu pra kerja. Cerita Eks Warga Binaan Terima Kartu Pra Kerja, Edo Bahagia Bisa Bantu Keluarga  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Rasa bahagia tak bisa ditutupi lagi dari wajah mantan warga binaan pemasyarakatan Lampung yang telah mendapatkan kebebasan.

Untuk kedua kalinya 1.646 warga binaan program asimilasi kembali mendapat kejutan dari Kemenkumham Lampung.

Kejutan ini adalah pemberian kartu pra kerja yang bekerjasama dengan pemerintah provinsi Lampung.

Sebagai simbolisasi 50 dari 1.269 warga binaan datang ke Kantor Kemenkumham, Jumat (17/4/2020) untuk melakukan verifikasi dan pengarahan langsung dari Gubenur Lampung Arinal Djunaidi.

Salah satu mantan warga binaan Edo Darmawan (22) mengaku sangat bahagia mendapat kesempatan menjadi bagian dari calon penerima kartu pra kerja.

Kisah Tenaga Medis Lampung Bertugas dengan APD Minim, Ketakutan Tertular Virus Corona

Kisah Anak Buruh di Lamteng Diterima Jalur Prestasi UGM, Tegar Tak Pernah Bergeser Jadi juara Kelas

Tersebar Pamflet Pasar Murah Bersubsidi Paket Sembako Cuma Rp 45 Ribu, Disperindag: Masih Rencana

18 Orang Pernah Kontak dengan Pasien Positif Corona Pringsewu

"Senang sekali, pokoknya gak bisa diungkapkan, kayak ketimpa durian," ungkap warga Bandar Lampung disela-sela pengarahan.

Edo pun mengaku tak bisa menutupi kebahagiaannya lantaran ia belum mendapatkan kerja setelah keluar dari Lapas Kelas II A Metro. 

"Ini belum kerja, masih cari kerja, tapi dengan adanya pra kerja, Rp 600 bisa buat bantu bantu keluarga," tandasnya.

Sementara itu, warga binaan lainnya, Virdi (32) warga Kemiling mengaku penerimaan kartu pra kerja ini merupakan program terbaik dari pemerintah.

"Jadi bagi para mantan warga binaan yang melalui program Asimiliasi ini syaratnya dipermudah dalam mendapatkan kartu pra kerja," sebutnya.

"Ini sangat membantu, kami gak ada Covid aja kita bingung kerja apa, apalagi ada Covid mau kerja apa, tapi dengan adanya program ini sangat membantu," imbuhnya.

Virdi pun mengaku uang tersebut akan digunakan untuk membantu kebutuhan keluarganya.

"Tadi diarahkan oleh gubenur uang tersebut untuk keluarga, maka nanti itu untuk keluarga dulu lah," katanya.

Virdi mengaku bantuan yang akan diterimanya melalui kartu pra kerja ini akan sangat membantu.

"Pasti senang dibantu pemerintah kami gak bingung bantu keluarga, Rp 600 ribu itu sangat besar buat kami yang masih penyesuaian keluar dari pemasyarakat, saya terimakasih dari pemerintah," tegasnya.

Setelah ini Vidi mengaku akan mengikuti pelatihan yang diadakan secara online melalui kartu pra kerja.

"Selanjutnya mau usaha, dan yang bisa dijalanin mungkin dibidang tekstil," tandasnya.

Sementara itu, Gubenur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan kegiatan yang digelar hari ini merupakan penyerahan bukti calon penerima kartu pra kerja kepada mantan warga binaan penerima asimilasi.

"Tentunya mereka sudah pulang dan bertemu dengan keluarganya masing- masing saya menginisiasi dengan Pak Kanwil dan Pak Sekda agar mereka yang sudah kembali kami beri kartu pra kerja yang tiap per 4 bulan diberi 600 ribu," katanya.

Selain itu, kata Arinal pihaknya juga akan memberikan bantuan berupa latihan kerja agar para mantan warga binaan bisa secepatnya menyesuaikan ditengah masyarakat.

"Oleh karena itu hari ini perwakilan 50 orang (dari 1.646 orang) kami bertemu, dan setelah saya tanya, masih ada lebih dari 3 ribu orang yang sudah berjalan tetapi dalam kondisi sama, jadi kami minta pak Sekda kami harus beri kesempatan yang sama, kami berikan sesuai kebutuhan nanti koordinasi dengan Kakanwil," tandasnya.

Terpisah Kakanwil Kemenkumham Lampung Nofli mengatakan mantan warga binaan melalui program Asimiliasi dan Integrasi ada 1.646 orang.

"Sementara menurut catatan dari Bapas pengawas dari penerima PB, yang sudah keluar tapi tak masuk permen (Asimilasi) itu 3.220 orang, jadi kalau ditambah kan jadi hampir 4.866 orang," beber Nofli.

Nofli menambahkan, untuk mendapatkan kartu pra kerja ini menggunakan sistem online.

"Jadi melalui Bapas, nanti kami panggil saat melapor dan kami beritahu caranya mengisi aplikasi dan kami kasih rekomendasi untuk ke Disnaker," tandasnya.(tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved