Berita Lampung
Koperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Metro Targetkan 18 Titik Beroperasi dalam 2 Bulan
Program Koperasi Desa/Kelurahan (KDK) Merah Putih resmi diluncurkan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Metro - Program Koperasi Desa/Kelurahan (KDK) Merah Putih resmi diluncurkan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia.
Di Kota Metro, peluncuran program tersebut berlangsung di Jalan Mangga, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Sabtu (17/5/2026), dan dihadiri Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan sembako murah, tetapi juga edukasi mengenai manfaat koperasi dalam mendukung kebutuhan ekonomi warga desa dan kelurahan.
Untuk wilayah Kota Metro, Komandan Kodim (Dandim) 0411/Kota Metro, Letkol Inf Noval Darmawan, menegaskan kesiapan penuh jajarannya dalam mengawal pelaksanaan program hingga tuntas di seluruh kelurahan.
Ia menjelaskan, percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di Kota Metro berjalan cukup pesat berkat kolaborasi solid antara Kodim, Polres, Kejaksaan, dan Pemerintah Kota Metro di bawah kepemimpinan wali kota.
“Khusus Kota Metro, dari total target 18 titik yang direncanakan, alhamdulillah saat ini sudah ada lima titik yang pembangunannya mencapai 100 persen,” ujar Letkol Inf Noval Darmawan, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, pihaknya optimistis seluruh titik yang tersisa dapat segera diselesaikan agar manfaat koperasi bisa langsung dirasakan masyarakat.
Ia menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama percepatan program strategis tersebut dalam mendongkrak perekonomian dari tingkat akar rumput.
“Kami menargetkan dalam satu hingga dua bulan ke depan, seluruh 18 titik Koperasi Merah Putih di Kota Metro sudah tercapai dan beroperasi penuh,” tegasnya.
Sementara itu, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki mengaku bangga atas peluncuran perdana program yang diresmikan langsung oleh Presiden RI tersebut. Secara nasional, kata dia, saat ini sudah terdapat 1.061 unit koperasi yang siap beroperasi.
Untuk wilayah Provinsi Lampung, Sumarlin menyebut progres pembangunan fisik maupun sistem koperasi menunjukkan tren positif.
“Dari target 1.258 titik di Provinsi Lampung, alhamdulillah per hari ini kita sudah mencapai sekitar 350 titik atau hampir 28 persen. Angka ini dipastikan akan terus bertambah setiap harinya,” ujar Danrem saat meninjau lokasi peluncuran di Kota Metro.
Ia menjelaskan, Koperasi Merah Putih dirancang untuk menyerap hasil bumi lokal sekaligus menyediakan kebutuhan pokok masyarakat secara terintegrasi, mulai dari obat-obatan, gas elpiji, hingga layanan pembayaran listrik PLN.
Selain itu, program tersebut juga diproyeksikan menjadi penopang berbagai program nasional lainnya. Di Lampung sendiri, jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang direncanakan mencapai sekitar 2.650 unit yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.
“Ekonomi masyarakat akan berputar di desa. Koperasi ini nantinya dapat menyerap gabah dan beras lokal untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG),” tambahnya.
| Alasan PAPELA Minta Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Lampung Dihukum Maksimal |
|
|---|
| WNA Singapura Dideportasi Imigrasi Bandar Lampung karena Overstay di Tanggamus |
|
|---|
| Nasib Pria yang Rekayasa Kasus Begal di Bandar Lampung bahkan Mengaku Anggota TNI AL |
|
|---|
| Petugas Syok saat Cukur Rambut Wanita ODGJ yang Diamankan di Way Halim, Banyak Belatung |
|
|---|
| 22 Jemaah Calon Haji Pringsewu Pakai Kursi Roda, Dipantau Dokter Jelang Puncak Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KDKMP-Acara-launching-operasional-KDKMP-di-Kota-Metro.jpg)