Kasus Corona di Lampung

Mobil Pelat B Berseliweran di Bandar Lampung, Lampung Dikepung Daerah Zona Merah

Di jalan-jalan protokol, kehadiran mobil pelat B terlihat mencolok karena kadang beriringan sampai tiga mobil.

Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Hardi
Salah satu mobil pelat B melintas di Jalan Pangeran Diponegoro. Mobil Pelat B Berseliweran di Bandar Lampung, Lampung Dikepung Daerah Zona Merah 

Kondisi ini jika dibiarkan bisa memicu ledakan kasus Covid-19 akibat migrasi orang-orang dari daerah terjangkit Corona memasuki Lampung.

"Kalau tidak disikapi maka akan berbahaya bagi kita warga Lampung, sebab banyak warga dari daerah terjangkit memasuki wilayah ini. Apalagi akses masuk ke Lampung terbuka lebar, sementara daerah-daerah berzona merah di sekeliling kita menerapkan PSBB," jelasnya, kemarin.

Ia pun meminta Pemprov Lampung harus mulai memikirkan opsi PSBB.

Ini guna mencegah ledakan kasus Covid-19.

"Dengan melihat potensi yang ada dan posisi Lampung, maka harus ada kebijakan yang serius dari gubernur untuk mencegah penyebaran virus Corona akibat migrasinya orang-orang dari zona merah memasuki Lampung," jelasnya.

Deddy mengatakan, semua pihak saat ini harus mengoptimalkan protokol kesehatan.

Pemerintah daerah juga perlu mengevaluasi apakah prokotol kesehatan itu dilakukan masyarakat.

Sebab, banyak pelanggaran yang dilakukan.

Seperti, masih ada aktivitas berkerumun, masih banyak orang tidak memakai masker seperti di pasar-pasar tradisional, dan sebagainya.

"Jika kebijakan di Provinsi Lampung ini longgar maka bisa menjadi tempat yang aman bagi banyak warga luar Lampung migrasi ke sini. Karenanya, daerah ini harus dijaga jangan sampai menjadi zona merah. Penjagaan di daerah perbataswan harus berlapis," beber dia.

Hal senada diungkapkan Ketua Serikat Buruh Mingran Indonesia (SBMI) Lampung Sukendar.

Menurutnya, Lampung sangat rawan terjadi ledakan Covid-19 karena dikeliling daerah-daerah berzona merah Covid-19.

Untuk itu, ia pun mendorong agar pemerintah provinsi mengambil langkah cepat dan tegas.

Apalagi, seluruh kasus positif Corona di Lampung berasal dari orang-orang yang bepergian ke daerah-daerah zona merah Covid-19 alias dibawa oleh mereka dari luar Lampung.

"Kita ketahui bahwa virus itu dibawa orang dari luar, dan jika Lampung tidak ada sikap dengan wilayahnya maka akan terjadi ledakan pemudik dan migran pulang ke Lampung yang membawa virus Corona," katanya, kemarin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved