Longsor di Lampung Barat
BREAKING NEWS Hujan Deras Guyur Lambar, Akses Jalan Liwa-Krui Putus Akibat Longsor
Akses jalan Liwa-Krui terputus akibat material longsor yang menutupi jalan sekitar 2 kilometer dari Tugu Liwa.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LIWA - Akses jalan Liwa-Krui terputus akibat material longsor yang menutupi jalan sekitar 2 kilometer dari Tugu Liwa, tepatnya di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Senin (27/4/2020) sore.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar Ismet Inoni melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Mekal Novisa mengungkapkan, kejadian bermula saat hujan deras mengguyur Liwa dan sekitarnya sejak pukul 14.00 WIB.
"Posisi longsor sebelum kolam renang Way Sinda, tadi sekira pukul 17.00 WIB kejadian longsornya dan kami baru mendapatkan informasi pukul 17.30 WIB," bebernya melalui sambungan telepon, Senin malam.
Ketika hujan deras mengguyur, sambungnya, air dari atas mengalir begitu deras ke daerah bawah (Kubu Perahu).
"Hujan deras, air dari atas itu gede. Narik tanah longsor nutupin jalan," jelas dia.
• Pakai Alat Seadanya, Warga Gotong Royong Bersihkan Sisa Material Longsor yang Menutupi Bagian Dapur
• Bantah Tudingan Penipuan, Divisi Komplain Solid Gold Berjangka Sebut Punya Izin Jelas
• DPRD Tanggamus Sebut Jembatan yang Patah di Talang Padang karena Kualitas Perbaikan Buruk
• Camat TkP Maryamah Nilai Longsor di Pasir Gintung Akibat Kontur Tanah yang Labil
Saat ini, alat berat masih bekerja untuk mengevakuasi material longsor.
Bahkan diakuinya ada pohon yang ikut terseret material longsor namun sudah berhasil dievakuasi oleh BPBD.
"Kami hanya mengevakuasi pohonnya dan kayu-kayu. Yang banyak bekerja dari dinas pekerjaan umum yang masih terus mengevakuasi material longsor," paparnya.
Pakai Alat Seadanya
DI sisi lain, Warga gang M Safei RT 7 LK II Kelurahan pasir gintung, Tanjungkarang Pusat, bergotong royong membersihkan sisa-sisa material longsoran.
Dengan alat seadanya, warga sekitar tampak mengangkut material tanah yang menimbun sebagian bangunan.
Lurah Pasir Gintung, Mashudi mengatakan pembersihan dilakukan mengingat masih ada sebagian material yang menutupi bagian dapur rumah korban.
"Kita bersama warga ikut membantu keluarga korban membersihkan puing longsoran," kata Mashudi.
Mashudi menyebut longsor tadi malam menyebabkan bagian dapur dan satu kamar rumah semi permanent milik Acong Pribadi rusak berat.
"Untuk mempercepat proses pembersihan sisa longsor ini kita dibantu langsung petugas BPBD kota," katanya.
Akibat Kontur Tanah yang Labil