Tribun Lampung Selatan
Polres Lamsel Perketat Pengawasan Arus Bus yang Datang di Malam Hari
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo menegaskan, pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap arus lalu lintas kendaraan yang hendak menyeberang
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni
Polres Lamsel Perketat Pengawasan Arus Bus yang Datang di Malam Hari
Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo menegaskan, pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap arus lalu lintas kendaraan yang hendak menyeberang dan sebaliknya yang tiba dari pulau Jawa pada malam hari.
Langkah ini diambil karena sejak diberlakukannya larangan mudik Lebaran dan pembatasan moda transportasi, masih banyak warga yang mudik memanfaatkan celah waktu malam hari untuk menyeberang.
• Pembatasan Penyeberangan Resmi Berlaku, Pelabuhan Bakauheni Sepi Penumpang
“Pasti akan kita lakukan pengetatan. Tetapi berharap ada kesadaran dari masyarakat. Karena saat ini pun tiket online untuk penyeberangan sudah ditutup. Sehingga tidak ada alasan lagi kecuali untuk hal yang urgen/mendesak,” kata AKBP Edi Purnomo kepada Tribun Lampung, Selasa (28/4).
Mantan Kapolres Mesuji ini membenarkan masih adanya arus kedatangan penumpang yang menggunakan sepeda motor. Juga kendaraan pribadi, travel dan juga bus AKAP saat malam hari dari pulau Jawa.
Menurutnya, pihaknya telah berkordinasi dengan otoritas di pelabuhan Merak untuk meminta data kendaraan yang menyeberang. Karena setibanya di Bakauheni, akan dilakukan pemeriksaan dan pendataan.
“Ini untuk pengawasan pada kita di Pelabuhan Bakauheni. Informasi ini, nantinya kita teruskan kepada otoritas di daerah tujuan dari warga tersebut,” ujar AKBP Edi Purnomo.
Terkhusus untuk sepeda motor. Dirinya mengatakan jumlahnya relatif kecil. Untuk senin (27/4) kemarin, kata dia, dari data yang ada hanya ada sekira 60 unit.
• Mulai Hari Ini Ditlantas Polda Lampung Tutup Akses Merak Bakauheni
“Kalau jumlah ini kita bagi ke setiap 6 dermaga yang beroperasi. Setiap dermaga hanya 10 unit. Jika kapal yang beroperasi di setiap dermaga ada 5, setiap kapal hanya mengangkut 2 unit sepeda motor,” kata dia.
Seperti diketahui, angkutan bus AKAP, mobil pribadi, travel dan sepeda motor masih terlihat ada yang menyeberang dari pelabuhan Merak, Banten pada Senin malam hingga Selasa diri hari tadi.
Padahal otoritas penyeberangan telah membatasi arus kendaraan yang diperbolehkan menyeberang, sesuai dengan Permenhub No 25 Tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik idul fitri 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran pandemi covid-19, sampai 31 Mei mendatang.(Tribunlampung/Dedi Sutomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tiba-di-bakauheni-kendaraan-bus-tiba-di-pelabuhan-bakauheni.jpg)