Berita Nasional
Kawanan Perampok Ancam Bunuh Polisi di Toko Emas
Namun, perampok gagal melakukan aksinya karena tidak bisa membuka ruang khusus penyimpanan emas.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JEMBER - Kawanan perampok sempat mengancam membunuh polisi saat akan ditangkap di daerah Kecamatan Jenggawah, Jember, Jawa Timur, Rabu (29/4/2020) malam.
Perampok tersebut ketahuan warga saat menyasar toko emas.
Para perampok itu adalah ZH (40) dan Zm (50), warga Kabupaten Malang.
Kawanan perampok ini beraksi di saat toko emas sedang sepi.
Namun, pelaku gagal melakukan aksinya karena tidak bisa membuka ruang khusus penyimpanan emas.
• Gara-gara Hoaks Uang 1 Miliar, Perampok di Lampung Ditembak
• Ternyata, Warga Tanggamus yang Rumahnya Dimasuki Kawanan Rampok Sudah 5 Kali Jadi Korban Perampokan
• Anggota DPRD Tetap Kunjungan Kerja di Tengah Pandemi Corona
• Suami Lempar Istri dari Lantai 7 Apartemen karena Stres di Lockdown
Ketika hendak membobol ruangan tersebut, alarm berbunyi sehingga diketahui oleh warga.
Warga sempat mengempung para perampok tersebut sehingga keduanya tidak bisa keluar.
Namun, warga yang berkerumun tidak berani masuk karena diancam dibunuh.
Akhirnya, warga melaporkan kejadian tersebut pada polisi.
Detik-detik pengepungan toko emas itu sempat direkam oleh warga dan disebarkan di media sosial Facebook dan WhatsApp.
“Kami menerima laporan dari warga, langsung kami tindak lanjuti,” kata Kasat Reskrim Polres Jember, Fran Dalanta Kembaren, kepada Kompas.com, via telepon, Kamis (30/4/2020).
Setelah polisi datang, kedua perampok itu juga tidak keluar.
Bahkan, juga sempat mengancam membunuh polisi bila berani masuk.
“Saat petugas hendak masuk, mereka mengancam membunuh petugas yang hendak menggagalkan aksinya,” tambah dia.
Polisi sudah melepaskan tembakan peringatan pada kedua perampok tersebut, namun tidak diindahkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/artis-ditangkap-polisi-karena-diduga-terlibat-perampokan-pengacara-klien-saya-akan-bebas.jpg)