Berita Nasional
Anggota DPR RI Ramai-ramai 'Serang' Najwa Shihab, Arteria Dahlan: Apa Perlu Kami Umbar Aibmu?
Menurut Arteria Dahlan, banyak hal yang disampaikan Najwa Shihab cenderung tidak benar dan provokatif.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Anggota DPR RI ramai-ramai "menyerang" presenter Najwa Shihab.
Ini terjadi setelah Najwa Shihab mengkritik kinerja DPR RI di masa pandemi virus corona.
Menurut Najwa Shihab, DPR tidak memprioritaskan program dalam penanggulangan Covid-19.
Kata Najwa Shihab, DPR malah fokus membahas RUU kontroversial, seperti RUU Cipta Kerja, RUU Pemasyarakatan, dan RKUHP.
Kritikan Najwa Shihab ini langsung direspons sejumlah anggota DPR RI.
• Andre Rosiade Sebut Najwa Shihab Punya Hubungan dengan Startup yang Dapat Proyek Kartu Prakerja
• Kesan Najwa Shihab untuk Tonight Show yang Masuk Episode Terakhir
• Wanita Sholat Sambil Joget TikTok Diamankan Polisi setelah Videonya Viral
• Fakta di Balik Bocah Berdiri di Depan Gerbang Sekolah saat Malam Hari Lalu Menangis
Sebut saja seperti Andre Rosiade, Habiburokhman dan Arteria Dahlan.
Bahkan Arteria Dahlan mengancam akan membuka aib Najwa Shihab ke publik.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan meminta Najwa Shihab meminta maaf kepada DPR secara institusional atas kritik yang dilayangkan sebelumnya.
Menurut Arteria, banyak hal yang disampaikan Najwa cenderung tidak benar dan provokatif.
"Saran saya secara pribadi, selaku anggota Komisi III, selaku anggota Badan Legislasi, dan selaku Deputi Penerangan Umum Satgas Lawan Covid-19 meminta Najwa minta maaf," kata Arteria dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).
"Ini kan statementnya sudah dikonstruksikan dan disengaja benar-benar untuk memfitnah dan menista pribadi maupun anggota DPR," lanjut dia.
Ia menilai, pernyataan yang disampaikan Najwa memiliki konsekwensi hukum yang serius.
Terlebih, disampaikan pada saat kondisi negara dalam tengah menghadapi situasi pandemi Covid-19.
"Saya yakin banyak yang disampaikan Najwa juga belum tentu benarnya. Tapi kan mereka malas menanggapinya dan mempermasalahkannya. Saya ingatkan bahwa kesabaran orang ada batasnya, jangan sampai merasa diri berparas cinderella berhati malaikat seperti enggak punya aib dan dosa," ujar dia.
"Sadarlah sebelum terlambat. Perbaiki diri. Apa perlu kita umbar ke publik aib dan dosa serta moralmu? Apa perlu jalur hukum yang akan menjadi penentu hidupmu?" lanjut dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/najwa-shihab-tulis-surat-terbuka-untuk-dpr-singgung-soal-pembahasan-ruu.jpg)