Kasus Corona di Lampung

Sempat Pulang, Pasien 01 Covid-19 Metro Kembali Diisolasi di RSUD Ahmad Yani

Kondisinya baik, namun hasil tes swab yang baru keluar dinyatakan positif.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Pasien 01 Covid-19 Kota Metro saat dijemput gugus tugas untuk diisolasi di RSUD Ahmad Yani, Rabu (6/5/2020) malam. Sempat Pulang, Pasien 01 Covid-19 Metro Kembali Diisolasi di RSUD Ahmad Yani 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Sempat dipulangkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Metro Timur akhirnya dijemput kembali untuk menjalani isolasi di RSUD Ahmad Yani setelah dikabarkan positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Metro Nasir AT mengaku, sempat terjadi miss komunikasi terkait keberadaan pasien.

Namun, setelah diketahui yang bersangkutan tidak lagi dirawat di rumah sakit dan telah berada di rumah, Gugus Tugas akhirnya menjemput kembali pasien 01 Covid-19 di Kota Metro tersebut pada, Rabu (6/5/2020) malam.

Nasir menjelaskan, pasien positif covid-19 berjenis kelamin wanita berusia 53 tahun.

Kondisinya baik, namun hasil tes swab yang baru keluar dinyatakan positif.

UPDATE Corona di Lampung 7 Mei, PDP Tambah 2, ODP Tambah 7

Tenaga Medis di Kota Metro Dinyatakan Positif Covid-19, Sebelumnya PDP Virus Corona

AJI dan IJTI Kecam Rapid Test Khusus Wartawan, Hendry: Jangan Istimewakan Jurnalis

IDI Lamsel Sarankan Pemerintah Mempercepat Testing Massal

Pasien bekerja pada salah satu Puskesmas di Kecamatan Metro Timur dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah yang terpapar virus.

Tapi, terang Nasir, suami pasien bekerja di wilayah pertambangan udang di Kabupaten Tulang Bawang.

"Bukan transmisi lokal. Tapi ada riwayat kalau suaminya bekerja di luar daerah, ini yang masih kita telusuri dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan Tulang Bawang," bebernya, Kamis (7/5/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Adrianti mengaku, pasien sempat dipulangkan lantaran kondisinya membaik.

"Tapi kita evakuasi kembali karena terkonfirmasi positif covid-19 untuk diisolasi di RSUD Ahmad Yani," bebernya.

Menurutnya, pihak keluarga sempat menolak, pasien kembali diisolasi di rumah sakit dengan alasan kondisinya sudah sehat.

"Sempat menolak. Kalau dari kondisi klinis memang sehat. Tapi mengingat ini positif, maka kita isolasi lagi di rumah sakit," katanya lagi.

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat untuk tidak mengucilkan keluarga pasien dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk memakai masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir, dan selalu menjaga jarak.

Informasi yang didapat Tribunlampung.co.id, pasien 01 Covid-19 Kota Metro bekerja sebagai bidan di salah satu puskesmas di wilayah Metro Timur.

Sebelumnya, Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 di Kota Metro, dinyatakan positif corona berdasarkan hasil uji swab.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Metro Nasir AT membenarkan, jika PDP asal Metro Timur menjadi pasien positif corona setelah hasil tes laboratoriumnya keluar.

"Pasien positif Covid-19 ini berjenis kelamin perempuan berusia 50 tahun," kata Nasir AT, Rabu (6/5/2020).

Nasir AT mengaku, saat ini gugus tugas tengah melakukan pelacakan terhadap sejumlah warga yang telah melakukan kontak dengan pasien, sebelum dirinya dirawat.

"Jadi pelacakan dilakukan, karena pasien ini merupakan petugas medis atau bidan di salah satu puskesmas di Kota Metro."

"Saat ini petugas sedang melakukan tracing dengan sejumlah warga yang melakukan kontak dengan pasien," tuntasnya.

UPDATE Corona di Lampung 7 Mei

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Lampung mengalami peningkatan yakni bertambah 2.

Hal ini berdasarkan rilis Diskes Lampung melalui laman instagram @dinkeslampung tanggal 7 Mei 2020 pukul 10.00 wib.  

Saat ini jumlah PDP tercatat 85 orang. Dimana sebelumnya berjumlah 83 orang. 

Rinciannya 19 masih dirawat/isolasi, 53 sembuh/negatif dan 13 meninggal. 

Untuk Orang Dalam Pemantauan tembus 3.008 kasus. 

 

Rinciannya, 205 proses pemantauan, 2.802 selesai pemantauan 14 hari dan 1 meninggal. 

Sementara untuk kasus positif masih sama seperti sebelumnya yakni 63 kasus.

Rinciannya 40 masih dirawat/isolasi, 5 meninggal dan 18 sembuh. 

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung dr Reihana.

Data 6 Mei 2020

Update data pasien corona di Lampung 6 Mei 2020
Update data pasien corona di Lampung 6 Mei 2020 (Screenshoot IG Dinkes Lampung)

Pasien positif corona pada 6 Mei 2020 tercatat 63 kasus, diketahui sebelumnya tercatat 55 kasus. 

Rinciannya 40 orang masih dirawat, 18 sembuh dan yang meninggal 5 orang.

Untuk untuk ODP bertambah 246 orang menjadi 3.001 dimana kemarin tercatat 3.247 orang.

Rinciannya proses pemantauan ada 222 orang, selesai pemantauan 2.778 orang dan meninggal 1 orang.

Sedangkan PDP ada peningkatan 1 orang, dari hari sebelumnya 82 orang menjadi 83 orang.

Rinciannya masih dirawat 18 orang, negatif 52 orang dan meninggal dunia masih tetap 13 orang.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung dr Reihana.

Update 5 Mei 2020

pasien positif corona bertambah 1 orang menjadi 55 kasus, dimana sebelumnya 54 kasus.

Rinciannya 33 orang, meninggal dunia 5 orang dan sembuh ada 17 orang.

Lalu untuk status PDP bertambah 2 orang menjadi 82 dari sebelumnya 80 orang. 

Rinciannya 16 orang, negatif 53 dan meninggal dunia 13 orang.

Sementara untuk ODP 3.247 atau bertambah 13 orang dari hari sebelumnya 3.234.

Rinciannya proses pemantauan 499, selesai pemantauan 2.747 dan meninggal dunia 1 orang. 

Update 4 Mei 2020

UPDATE Corona di Lampung 5 Mei 2020
UPDATE Corona di Lampung 5 Mei 2020 (Screenshoot IG Dinkes Lampung)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kembali merilis ada tambahan 4 pasien terkonfirmasi positif.

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengatakan, sampai Senin (4/5/2020) terdapat tambahan 4 pasien terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

"Hari ini untuk ODP 3.234 orang, masih dilakukan pemantuan (533), selesai pemantauan (2.700), meninggal (1)."

"PDP (80), dirawat (15), negatif (52) dan meninggal dunia (13)."

"Positif 54 orang, dirawat (32), sembuh (17) dan meninggal dunia (5)."

"Dari kemarin positif 50 orang dan hari ini menjadi 54 orang, PDP kemarin 77 menjadi 80 dan ODP kemarin 3.186 orang," kata Nunik, Senin (4/5/2020).

Menurutnya secara teknis penambahan tersebut semuanya telah diserahkan kepada juru bicara penanganan Covid-19 dr Reihana.

Kemudian hari ini juga terdapat banyak bantuan yang mengalir ke provinsi Lampung untuk penanganan virus corona tersebut.

Ada dari PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lampung.

Adapun bantuan yang diberikan yakni dari PT. BNI berupa 200 paket sembako dan dari Konsulat Jenderal Tiongkok melalui PSMTI berupa 5.000 masker.

Kemudian DKP ada 1.000 paket sembako yang diberikan berisi produk olahan ikan.

Dengan daerah yang akan didistribusikan yakni Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung.

Dengan mengkonsumsi makanan bergizi, vitamin dan protein yang bersumber dari produk ikan olahan.

Diharapkan masyarakat mendapat asupan protein tinggi dan meningkatkan imunitas tubuh masyarakat.

"Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas peran dan sumbangsih dalam menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak oleh wabah Covid-19," katanya

Ditambahkan Nunik bahwa Gubernur Arinal mengajak semua pihak untuk bersama bahu-membahu berkontribusi nyata pada penyelesaian dampak wabah Covid-19.

"Sangat penting untuk menyebarluaskan pemahaman kepada setiap individu agar mencegah atau memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang disarankan oleh Pemerintah," katanya.(Tribunlampung.co.idIndra Simanjuntak/Reny Fitriani/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved