Tuduh Istri Selingkuh hingga Cekcok, Suami Ditemukan Tewas Usai Sahur
Lalu datang Ketua RT setempat bersama warga yang lain untuk melerai kejadian tersebut.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pasangan cekcok hingga sang suami menuduh istrinya seleingkuh. Setelah sahur, sang suami ditemukan meninggal dunia.
Keributan itu terjadi saat OP baru saja pulang dari bekerja sebagai buruh pembelah batu pada Jumat malam.
Seorang pria berinisial OP (30) warga Kampung Legok Nangka, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ditemukan tewas, Sabtu (9/5/2020) dini hari.
OP diduga bunuh diri saat waktu sahur.
Dia ditemukan dalam posisi tergantung di warung miliknya.
• Menikah Siri saat 13 Tahun, SM Dianiaya Suami hingga Terungkap Mayat di Belakang Rumah
• Buruh Bangunan Kini Hidup di Jalanan Tidur di Becak Bersama Istri dan Bayinya
• Istri Disekap Suami hingga Tak Dikenali Warga, Kabur lewat Plafon hingga Jebol Tembok
• Bohong soal Cinta Tak Direstui, Ibu dan Anak Bunuh Gadis Muda hingga Dimasukkan Kardus
Pria itu diketahui sempat cekcok dan menuduh istrinya AI (24) telah berselingkuh.
Kejadian ini membuat kaget warga setempat, karena kasus yang diduga bunuh diri itu terjadi saat menjelang sahur puasa di bulan Ramadhan.
"Awalnya mendapatkan laporan dari warga, kita datangi TKP dan menemukan korban telah tewas gantung diri memakai seutas tali di warung miliknya," kata Kepala Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota Kompol Moch Bashori kepada wartawan, Sabtu pagi.
Sesuai keterangan saksi, kejadian bermula saat korban pulang ke rumah dan langsung terlibat cekcok dengan istrinya.
Bahkan menurut saksi, OP sempat menggigit tangan dan memukul wajah istrinya.
Mendengar teriakan istri OP, para tetangga keluar dan mencoba menghampiri untuk melerai.
Diduga karena malu, OP langsung lari keluar rumah ke dekat sebuah sumur di area perkebunan depan rumahnya.
Para tetangga melihat OP membawa seutas tali dan sebuah pisau.
"Lalu datang Ketua RT setempat bersama warga yang lain untuk melerai kejadian tersebut.
Namun korban malah lari ke sumur di area perkebunan depan rumah sambil membawa tambang dan pisau," ujar Bashori.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/anak-dibakar-ibunya_20181023_223510.jpg)