Ramadan 2020
Cara Hitung THR Tahun 2020, serta Ketentuan Cara Hitung THR untuk Pekerja dan Buruh Baru
Yuk Simak cara hitung THR Tahun 2020 untuk para pekerja atau buruh perusahaan.
b. Bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus tetapu kurang dari 12 bukan. Diberikan secara proposional sesuai dengan perhitungan.
Masa kerja/12 X 1 bulan upah =
3. Bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, upah 1 bulan dihitung sebagai berikut:
a. Pekerja/buruhyang telah ,e,p[unyai masa kerja 12 bulan atau lenih. Upah 1 bulan dihitung berdasrkan rata-rata upah yang doteriman dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.
b. Pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan. Upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.
4. THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.
5. THR Keagamaan wajib diberika 1 kali dalam dalam 1 tahun dan pembayaran disesuaikan dengan hari keagamaan masing-masing.
• Cara Hitung THR 2020 yang Benar, serta Rumusan Cara Menghitung THR
• Besaran THR PNS di Lebaran 2020
• Menkeu Sri Mulyani Pastikan THR bagi ASN, TNI dan Polri Keluar Sesuai Jadwal, tapi Tanpa Tukin
• Jadwal Pencairan THR PNS, TNI-Polri 2020
Demikian, Cara Hitung THR Tahun 2020, serta Ketentuan Cara Hitung THR untuk Pekerja dan Buruh Baru. (tribunlampung.co.id/dodi kurniawan/tama yudha/wahyu iskandar)