Ramadan 2020
Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Lalu, bagaimana tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar di 10 hari terakhir ramadhan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, ada satu malam yang dinamakan lailatul qadar.
Malam Lailatul Qadar juga disebut dengan malam seribu bulan.
Bagi siapapun yang mengerjakan amalan di malam ini maka akan mendapatkan pahala yang berlipatganda.
Itulah sebabnya Lailatul Qadar dijuluki dengan malam seribu bulan.
Lalu, bagaimana tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar?
• Bacaan Doa 10 Malam Terakhir Ramadan 2020 dan Tata Cara Salat Sunnah di Malam Lailatul Qadar
• 7 Amalan di Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan
• Doa Malam Lailatul Qadar dan Ciri-ciri Orang Dapat Lailatul Qadar
• Doa dan Tata Cara Salat Lailatul Qadar
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Dr H.Baidi menjelaskan, ada tanda-tanda secara alamiah.
Artinya, kondisi alam turunnya Lailatul Qadar.
Cuaca pada malam hari sangat tenang dan udara terasa segar.
Pada pagi hari sinar matahari cerah dan tidak panas.
Saat malam Lailatur Qadar umat muslim disunnahkan untuk melakukan iktikaf, memperbanyak berdzikir dan istighfar.
Sementara itu, dilansir lampung.kemenag.go.id, dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan,” (HR Ath Thoyalisi).
Matahari pagi dalam keadaan jernih, tidak ada pancaran sinar
Dari Abi bin Ka’ab, Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Subuh baru dari malam Lailatul Qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik” (HR Muslim).
Bulan pada malam hari seperti separuh bulatan
Dari Abu Hurairah berkata, “Kami pernah berdiskusi tentang Lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW, beliau berkata: Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan” (HR Muslim).