Sedang Memarut Kelapa, Menantu Dihabisi Mertua Gara-gara Sering Memaki

Korban sering memaki tersangka, sehingga tersangka memiliki dendam kepada korban

ILUSTRASI Garis Polisi - Sedang Memarut Kelapa, Menantu Dihabisi Mertua Gara-gara Sering Memaki 

Edi menyebutkan pelaku Peramah merupakan seorang petani atau pekebun.

"Kita telah amankan barang bukti satu bilah pisau (pisau sirih). Satu botol racun rumput merk Roundap ukuran 200 mm. Dan memeriksa ketiga saksi," pungkasnya.

Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan "Into The Light"
Facebook: IntoTheLightID
Twitter: @IntoTheLightID
Email: intothelight.email@gmail.com
Web: intothelightid.wordpress.com

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Kerap Dimaki hingga Simpan Dendam, Mertua di Nias Selatan Bunuh Menantu Saat Memarut Kelapa

 
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved