Tribun Pringsewu

Gara-Gara Tuak, Sekelompok Pemuda di Pringsewu Ribut, 1 Orang Masuk Bui karena Cabut Badik

Gara-gara minuman beralkohol tradisional jenis Tuak, sekelompok pemuda di Kabupaten Pringsewu bertikai.

Dokumentasi Polisi
Gara-Gara Tuak, Sekelompok Pemuda di Pringsewu Ribut, 1 Orang Masuk Bui karena Cabut Badik. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Gara-gara minuman beralkohol tradisional jenis Tuak, sekelompok pemuda di Kabupaten Pringsewu bertikai.

Akibat pertikaian itu, salah seorang di antaranya melapor ke Kepolisian Sektor Pringsewu Kota, hingga akhirnya menyeret pemuda lainnya ke balik jeruji besi.

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Basuki Ismanto mengatakan, keributan tersebut terjadi di area Pendopo Kabupaten Pringsewu, pada 26 Januari 2020.

Gara-gara Sendok, Siswa SMAN 9 Diduga Jadi Korban Pemukulan Rekannya Saat Ikut Study Tour

Atas kejadian itu, polisi meringkus AP alias Andi (40) warga Kelurahan Pringsewu Barat karena melakukan penganiayaan terhadap EF (22) warga Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

AP sempat melarikan diri dan berhasil ditangkap, Sabtu, 16 Mei 2020, pukul 22.00 WIB di ruas Jalan Ahmad Yani Kecamatan Pringsewu.

Tepatnya, depan Rumah Makan Susanto.

Petugas mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau badik yang digunakan pada saat melakukan penganiayaan.

Basuki menceritakan, bila pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan tersebut karena salah paham.

Di mana sesaat sebelum kejadian, pelaku ini berada dekat dengan korban EF.

Ketika itu sedang ribut mulut dengan seseorang.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved