Lebaran 2020
Tertahan Berhari-hari, Akhirnya Ratusan Penumpang Diizinkan Menyeberang ke Jawa
Ratusan penumpang yang hendak pulang kampung ke Pulau Jawa akhirnya bisa menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (17/5/2020).
Dijelaskannya, untuk keharusan melakukan rapid test bagi penumpang yang telah tertahan di Pelabuhan Bakauheni beberapa hari ini, khususnya yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat celsius.
“Untuk yang suhu tubuhnya di bawah 37,5 derajat, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, kita beri surat keterangan kesehatan. Tetapi ada yang memang sudah melakukan rapid test,” ujarnya.
Sementara itu Kapol KSKP Bakauheni IPTU Ferdiansyah mewakili Kapolres Lampung Selatan meminta masyarakat untuk mematuhi larangan mudik.
Menurutnya, dengan tidak melakukan kegiatan mudik, membantu kemungkinan meluasnya penyebaran virus Covid-19.
“Mari kita menjaga keluarga kita. Lebih baik kita patuhi larangan mudik dari pemerintah,” tegas dirinya.
Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan, terkait ada ratusan pemudik yang tertahan di Bakauheni, maka telah dilakukan koordinasi dengan vicon bersama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub bahwa ada kebiajkan untuk yang ingin menyeberang pulau.
Sesuai protokol kesehatan jika temperatur para pemudik tersebut kurang dari 36,5 derajat celsius maka harus ada surat keterangan sehat.
Dengan catatan belum di-rapid test dan akan menjalani rapid tersebut di tempat tujuan.
“Apabila suhu pemudik 37,6 drajat celsius maka langsung dilakukan rapid test. Kita tak akan berikan surat kesehatan dan yang bersangkutan akan diminta isolasi mandiri dan akan diambil swabnya,” kata Reihana.
Kalau hasil swabnya negatif, maka surat sehat akan sampai ke tempat tujuan.
Pemprov Lampung juga akan menambah petugas KKP yang berada di Pelabuhan Bakauheni.
Petugas akan diatur 3 sif selama 24 jam guna menghindari adanya penumpukan pemudik. (ded/byu)