Kisah Pilu ABK Indonesia Disiksa di Kapal, Mayatnya Dibiarkan Beku di Freezer Ikan

Parahnya lagi, mayatnya disimpan di dalam freezer atau tempat pendingin ikan sebelum dibuang ke laut.

Dokumen Mashuri
ABK Indonesia di Kapal Fu Yuan Yu 1218 berbendera China. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tidak sedikit anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang mengalami nasib pilu selama bekerja di kapal asing.

Beberapa di antaranya mengalami penyiksaan hingga meninggal dunia.

Parahnya lagi, mayatnya disimpan di dalam freezer atau tempat pendingin ikan sebelum dibuang ke laut.

Berikut sepenggal kisah pilu ABK asal Indonesia. Salah satunya yang diceritakan oleh Mashuri.

"Teman saya meninggal karena disiksa lalu disimpan sebulan di tempat pendingin ikan dan dibuang ke laut. Sementara, kami berempat tidak tahan dipukul, disiksa, akhirnya kami selamat dengan melompat dari kapal, 12 jam terombang-ambing di laut," demikian klaim Mashuri.

Yunarto Wijaya ke Jokowi: Kasus ABK di Kapal China Harus Diusut Tuntas

Heboh Jasad ABK Indonesia Dibuang ke Laut, Begini Kata China

Koh Steven, Mualaf yang Sumbang APD dengan Jual 2 Rumah dan 7 Mobil Senilai Rp 12 Miliar

Sempat Sembuh, Bayi 3 Bulan Kembali Terjangkit Corona karena Ibunya Positif

Mashuri, yang bertutur kepada wartawan BBC News Indonesia, bekerja di kapal purse seine atau pukat cincin Fu Yuan Yu 1218 berbendera China.

Dia dan teman WNI lainnya mengaku mengalami apa yang dia sebut "perbudakan" selama enam bulan di atas kapal.

ABK ini disalurkan oleh agen PT Mandiri Tunggal Bahari (MTB) yang berlokasi di Tegal, Jawa Tengah.

MTB adalah perusahaan sama yang menyalurkan Herdianto, ABK Indonesia yang meninggal dan dilarung di laut Somalia oleh kapal berbendera China bernama Luqing Yuan Yu 623.

Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyatakan pada Selasa (19/5/2020) telah menetapkan MH dan S dari agen MTB sebagai tersangka.

Keduanya berasal dari Tegal.

BBC News Indonesia telah menghubungi pengurus MTB melalui telepon dan pesan singkat.

Tetapi hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari mereka.

Serikat Buruh Migran Indonesia mengatakan, perbudakan ABK Indonesia disebabkan oleh karut-marutnya tata kelola aturan perekrutan, pelatihan, dan penempatan pelaut perikanan Indonesia, sehingga menjamurnya agen-agen pengiriman "gadungan".

Disimpan di Freezer Ikan

ABK di Kapal Fu Yuan Yu 1218 berbendera China sedang beristirahat.
ABK di Kapal Fu Yuan Yu 1218 berbendera China sedang beristirahat. (Dokumen Mashuri)
Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved