Kasus Corona di Indonesia
Bayi Meninggal Setelah Alami Kejang di Batam, 4 Hari Kemudian Dinyatakan Positif Covid-19
Seorang bayi meninggal di Batam pada Sabtu (23/5/2020) lalu dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil tes swab yang keluar Rabu (27/5/2020).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BATAM - Seorang bayi meninggal di Batam pada Sabtu (23/5/2020) lalu. Empat hari kemudian atau Rabu (27/5/2020), bayi berusia 15 bulan tersebut dinyatakan positif Covid-19.
Hal tersebut diketahui setelah hasil tes swab, yang telah dilakukan sebelumnya, keluar.
Berdasarkan rilis yang disampaikan Pemko Batam, bayi meninggal tersebut berjenis kelamin perempuan.
• Bayi Meninggal Setelah Dipaksa Minum Darah Hewan, Orangtua Bermaksud Cegah Virus Corona
• Tersambar Petir, Istri Tewas di Depan Suami dan Anak
• Tak Kunjung Sembuh dari Covid-19, Pria di Bekasi Sudah 7 Kali Tes Swab
• Adik Zuraida Hanum Mengaku Hampir Diperkosa Hakim Jamaluddin, Anak Sambung Alami Pelecehan
Dalam rilis tersebut disebutkan, pasien positif Covid-19 yang menjadi kasus 98 di Batam tersebut, dibawa oleh ibu kandungnya ke rumah sakit swasta pada 22 Mei 2020.
Rumah sakit tersebut berlokasi di dekat tempat tinggal mereka.
Saat dibawa ke rumah sakit, bayi tersebut mengalami demam disertai Kejang dan mencret (diare).
Hal itu terjadi sejak satu hari sebelumnya.
Berdasarkan kondisinya tersebut, perawatan dilakukan di ruang isolasi rumah sakit.
Namun pada pagi harinya tanggal 23 Mei 2020, kondisi bayi tersebut semakin memburuk.
Ia mengalami Kejang dan kesadarannya menurun.
Dokter kemudian melakukan tindakan RJP.
Namun pada pukul 08.40 WIB, bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Tim medis selanjutnya melakukan tes swab tenggorokan.
Hasil tes swab diketahui pada Rabu, 27 Mei 2020.
Hasil tes swab menyatakan bahwa bayi meninggal tersebut positif Covid-19.