Breaking News:

Manajer di Amerika Alami Demam Tinggi Muntah Lalu Pingsan Setelah Uji Coba Vaksin Corona

Manajer di Seattle ini mengalami demam tinggi dan mual lalu pingsan, usai mengikuti uji coba vaksin Covid-19.

YouTube WGBH News via TribunMataram.com
Ilustrasi penelitian vaksin corona 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah perusahaan bioteknologi Amerika Serikat Moderna sedang menguji coba pembuatan vaksin virus corona.

Dalam proses uji coba melibatkan empat relawan yang diberikan vaksin tersebut. 

Satu di antaranya adalah Ia Haydon (29). 

Manajer di Seattle ini mengalami demam tinggi dan mual lalu pingsan, usai mengikuti uji coba vaksin Covid-19.

Meski justru menjadi sakit, ia mengaku masih "sangat optimis" tentang potensi vaksin virus corona tersebut.

Tak Restui Putrinya Kawin Lari, Ayah Penggal Anak Kandungnya saat Tidur

VIral Kisah Oknum TNI Bunuh Istri hingga Korban Ditemukan Tinggal Tulang

Adik Zuraida Hanum Mengaku Hampir Diperkosa Hakim Jamaluddin, Anak Sambung Alami Pelecehan

Fakta di Balik Pegawai Pengadilan Rumahnya Dilempar Bom Molotov, Ada Luka di Pelipis Korban

Haydon mengatakan kepada STAT News, ia mulai menggigil beberapa jam setelah pulang dari uji coba dosis keduanya.

Saat bangun tidur di keesokan paginya pada Rabu (27/5/2020), Haydon mengalami demam 39,5 derajat Celcius.

Ia merasa mual dan tubuhnya sakit, sehingga pacarnya menelepon pusat bantuan dari penelitian itu.

Mereka lalu mengikuti saran untuk pergi ke perawatan darurat, dan sampai di sana pukul 5 pagi, katanya kepada STAT.

Haydon mengatakan, dia menolak dibawa ke rumah sakit setempat, dan sebaliknya pulang ke rumah untuk beristirahat dengan meminum Tylenol, merek obat paracetamol.

Halaman
123
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved