Dipaksa Bayar Cash Karena Listrik Padam, Pengguna Jalan Adu Mulut dengan Petugas Tol Ruas Terbanggi

Fauzan mengatakan, kejadian yang viral tersebut memang benar terjadi di ruas tol yang pihaknya kelola, yakni di Gerbang Tol (GT) Terbanggi Besar.

Editor: Romi Rinando
kompas.com
Sebuah video memperlihatkan petugas jalan tol di Lampung disebut memaksa pengguna tol untuk membayar dengan uang cash atau tunai, 

"Tapi tidak mau untuk membayar secara tunai dikarenakan saldo yang ia miliki masih mencukupi. Petugas tol sudah meminta pengguna jalan tersebut untuk membayar tunai," imbuhnya. 

Menindaklanjuti hal tersebut, petugas memberikan opsi untuk keluar melalui GT lain atau menunggu, dan pengguna tol memilih untuk menunggu hingga aliran listrik dapat berfungsi kembali.

Saat sedang menunggu, imbuh Fauzan, pengguna tol tersebut menabrak Rubber Cone yang telah dipasang petugas.

"Lalu menyebabkan terjadinya perselisihan antara petugas layanan transaksi tol dengan pengguna jalan," ucap dia. Atas kejadian ini, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kejadian tersebut.

Selain itu, petugas tol yang terlibat langsung dalam kejadian tersbut juga telah diberikan sanksi.

"Hutama Karya selaku pengelola jalan tol mengakui bahwa apa yang dilakukan oleh petugas tol telah menimbulkan ketidaknyamanan dan tidak sesuai dengan standar pelayanan minimum," jelas Fauzan.

Pihaknya juga telah menghubungi pengguna tol tersebut untuk menjelaskan duduk perkara secara baik-baik dan menyampaikan permohonan maaf.

Namun, pengguna tol tersebut saat ini masih di luar kota sehingga belum bisa bertatap muka langsung. "Namun sudah dijadwalkan untuk bertemu," kata Fauzan. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Petugas Tol Terbanggi Disebut Paksa Pengguna Bayar dengan Uang Cash, Apa Sebabnya?",

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved