Breaking News:

Tampang 2 Begal Sopir Truk di Kampung Gunung Batin Udik

"Sekitar Bulan April, saya berlima (salah satunya pelaku AKW). Caranya sama, kami mencegat truk, naik ke atas truk, lalu mengambil dompet dan uang

tribun lampung/syamsir
Tampang 2 Begal Sopir Truk di Kampung Gunung Batin Udik 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,TERUSANNUNYAI - Dua dari tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap sopir truk di Kampung Gunung Batin Udik, mengakui telah beraksi lebih dari satu kali.

Menurut keterangan pelaku RS dan AKW, ia bersama tiga orang lainnya (komplotan berbeda), beraksi di Kampung Gunung Batin Ilir, dan mencegat sopir truk bermuatan kayu karet.

"Sekitar Bulan April, saya berlima (salah satunya pelaku AKW). Caranya sama, kami mencegat truk, naik ke atas truk, lalu mengambil dompet dan uang korban," kata RS dibenari oleh pelaku AKW, Jumat (29/5).

Sementara pelaku AKW menerangkan, aksi terakhir dengan korban bernama Dari dilakukan mereka berempat, termasuk pelaku RAL (19).

"Kami berempat (satu orang masih buron). Kami berboncengan dengan dua sepeda motor. Menghentikan truk sambil mengancam (dengan pisau), lalu mengambil Handphone dan uangnya," terang AKW.

Pengakuan korban

Sopir truk korban pencegatan dan penodongan di Kampung Gunung Batin Udik, Dari (40) menyebutkan, para pelaku langsung todongkan senjata tajam ke arahnya.

Kronologis aksi Curas itu kata Dari, pada saat kejadian, Sabtu (2/5) sekitar pukul 04.30 WIB, ia mengendarai truk dengan muatan singkong menuju Terusan Nunyai.

"Sampai di lokasi, persisnya di bawah jembatan layang tol Trans Sumatera, Terusan Nunyai, mobil saya diberhentikan empat orang dengan mengendarai sepeda motor berboncengan," kata Dari, Jumat (29/5).

Kemudian, keempat pelaku langsung naik ke atas truk dan langsung mengancam dengan sebilah pisau.

 Tak Dilayani di Kantor Pos Karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Nekad Buka Celana

 2 Pasien Positif Covid-19 di Kota Metro Dinyatakan Sembuh

 Foto Syur Gadis Pringsewu Disebar Pacar Via Facebook

 VIDEO Gempi Tak Bisa Temukan Kucingnya Gisella Dibuat Pusing

"Mereka langsung mengambil paksa Handphone saya (merek Xiaomi), mengambil dompet berisikan uang Rp 300 ribu, kartu ATM, dan SIM," jelas korban.

Setelah beraksi, para pelaku lalu melarikan diri. Atas kejadian itu korban lalu melapor ke Mapolsek Terusan Nunyai : LP/100 -B/ V /2020/Lpg /Res Lam-Teng/Sek Tenun Tanggal 02 Mei 2020.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved