Puting Beliung di Bandar Lampung

Sekretaris BPBD Bandar Lampung Ngaku Belum Dapat Laporan Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga

Hujan deras disertai angin puting beliung menghancurkan beberapa rumah di Pulau Pasaran, Bandar Lampung.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Puing-puing reruntuhan rumah warga di Pulau Pasaran, Bandar Lampung, yang hancur akibat terpaan angin puting beliung, Senin (1/6/2020). Sekretaris BPBD Bandar Lampung Ngaku Belum Dapat Laporan Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga. 

Bahkan beberapa bagian rumah tersebut berada di atas permukaan air laut.

"Semua barang dan surat-surat penting hilang semua karena diterbangkan angin sebelum semuanya tenggelam di laut," ucapnya.

Sosok perempuan yang berprofesi sebagai penjemur ikan teri tersebut mengaku hanya bisa menyelamatkan beberapa pasang pakaian, barang-barang berat dan benda-benda yang mengapung.

"Sisa pakaian, kursi sama barang-barang lain yang mengapung," sebutnya.

Sementara, untuk tempat tinggal dirinya mengatakan untuk beberapa saat akan tinggal bersama orangtuanya.

Sebagai informasi tambahan, Senin 25 Mei kemarin daerah tersebut juga tertimpa bencana banjir akibat hujan deras.

Adapun banjir tersebut dikonfirmasi merendam seluruh wilayah hingga memiliki ketinggian sampai lutut orang dewasa.

Cerita Warga Detik-detik Angin Puting Beliung Menggulung Rumah di Tulangbawang, Ada Awan Hitam Pekat

Warga Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Aliudin, menceritakan, bagaimana detik-detik pusaran angin puting beliung menggulung kawasan pemukiman warga di Banjar Agung, Rabu (20/05/2020) sore.

Suara gemuruh disertai hujan deras dengan cepat menghempas pepohonan, bangunan serta genting rumah warga.

Menurut Aliudin, peristiwa mengerikan itu bermula sekira pukul 14.25 WIB.

Saat itu, dirinya mengaku kaget melihat awan hitam pekat menyerupai badai berhembus ke arah pemukiman warga.

Aliudin ketika itu sedang berada di dalam rumah.

Tak lama kemudian, hujan deras mengguyur kawasan pemukiman warga disertai kilatan petir.

Tiba-tiba muncul suara gemuruh dan hempasan angin kencang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved