Tribun Bandar Lampung
Penampakan Gerhana Bulan Penumbra yang Berhasil Diabadikan OAIL Sabtu Dini Hari
Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) berhasil mengabadikan fenomena gerhana Bulan penumbra
Penulis: Muhammad Hardiansyah Kusuma | Editor: Reny Fitriani
Hakim menambahkan, gerhana bulan maupun matahari terjadi pada fase bulan baru ataupun purnama.
Gaya tarik diferensial Matahari dan Bulan terhadap bumi saat terjadi gerhana merupakan yang terbesar.
Sehingga fenomena gerhana biasanya dengan sendirinya memengaruhi pasang naik maupun turun dari airlaut mencapai klimaksnya, walaupun tidak terlalu banyak berbeda dengan pasang surut sehari-harinya.
“Sejauh ini tidak ada korelasi gempa maupun rob, atau bencana alam secara umum, dengan peristiwa gerhana. Gerhana merupakan anugerah yang baik untuk dinikmati dan tidak punya impak buruk dalam kehidupan manusia,” ujar Hakim.
Selain gerhana Bulan penumbra yang berhasil diamati oleh OAIL, akan ada fenomena susulan yaitu gerhana Matahari cincin yang diperkirakan terjadi pada tanggal 21 Juni 2020.
Pada fenomena gerhana Matahari cincin, untuk masyarakat Lampung tidak semuanya dapat mengamati, hanya masyarakat di bagian Utara Provinsi Lampung yang kemungkinan bisa melihat fenomena gerhana Matahari sebagian.
(Tribunlampung.co.id/Muhammad Hardiansyah Kusuma)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/gerhana-bulan-penumbra-a.jpg)