Tribun Way Kanan

Adipati Apresiasi Lampung Terbaik Kedua Penanganan Covid-19

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Anung
Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Kinerja tersebut membuat Lampung diganjar predikat terbaik kedua secara nasional.

Adipati menyebutkan, faktor-faktor yang memengaruhi penilaian tersebut, antara lain, Lampung dapat memenuhi indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja pencegahan dan pengendalian Covid-19, seperti epidemiologi, sistem kesehatan, dan sistem surveilans dalam penanganan masyarakat terinfeksi Covid-19.

"Pertama, penurunan lebih dari 50 persen kasus dan terduga dalam tiga minggu terakhir. Kurang dari 5 persen sampel pada kasus dan suspect positif dalam 2 minggu terakhir. Kurang dari 5 persen sampel pada ILI sentinel positif dalam 2 minggu terakhir," kata Adipati, Sabtu (13/6/2020).

Selanjutnya, lebih dari atau sama dengan 80 persen kasus berasal dari daftar kontak dan dapat diketahui asal klasternya.

Lampung Terbaik Kedua Penanganan Covid-19, Arinal: Berkat Kerja Sama Semua Pihak

Lampung Peringkat Kedua Penanganan Covid-19, Pandra: Jangan Cepat Berpuas Diri

Lampung Bertambah 12 Kasus Positif Covid-19 Termasuk 2 Balita, Reihana: Dari Luar Daerah

IMM Lampung Kecam Peretasan Akun Ketua AJI dan Jurnalis Teknokra Unila

Kemudian, penurunan jumlah kematian pada kasus dan PDP dalam 3 minggu terakhir, penurunan jumlah kasus kritis dalam 2 minggu terakhir, dan penurunan kematian karena pneumonia pada setiap strata usia.

Melalui sistem kesehatan dilakukan dengan cara seluruh pasien Covid-19 dapat dikelola sesuai standar, seluruh suspect dikelola sesuai standar, tidak ada peningkatan kematian pasien non-Covid-19 di rumah sakit.

Sistem kesehatan dapat merawat peningkatan lebih dari 20 persen kasus (surge capacty).

IPC/PPI ada di seluruh fasyankes (minimal 1 PPI terlatih per 250 TT).

Selanjutnya seluruh fasilitas kesehatan melakukan screening Covid-19.

Kemudian seluruh fasilitas kesehatan memiliki tempat isolasi untuk suspect.

Sistem surveilans, Adipati mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan dengan cara seluruh kasus baru dapat diidentifikasi, dilaporkan dan data dapat dianalisis kurang dari 24 jam.

Pelaporan probable dan confirm case wajb dilaporkan ke Kementerian Kesehatan sesuai kebutuhan, peningkatan surveilans dilakukan pada closed residential, surveilans kematian karena Covid-19 dilaksanakan oleh RS dan masyarakat.

Jumlah pemeriksaan lab untuk Covid-19 dilaporkan setiap hari, tim reaksi cepat epidemiologi berfungsi di seluruh tingkat administratif. 

Sebanyak 90 persen suspect diisolasi dan pasien yang sudah sembuh diamati setidaknya 48 jam sejak onset.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved