Berita Nasional

Viral Gadis Penjual Gorengan Cah Ayu, Kini Menganggur Usahanya tak Semulus Videonya

Lokasi jualan gorengannya tak bisa diperpanjang lagi dan dipakai oleh pemilik untuk usahanya sendiri.

(TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting)
  Riandhika Yossy Kartika Sari, penjual gorengan di Yogyakarta yang viral di media sosial.    

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Video penjual gorangan cantik bernama Yossy yang laris manis disukai netizen hingga viral berbanding terbalik dengan kondisi jualannya.

Penjual gorengan Cah Ayu di Yogyakarta itu kini tak lagi berjualan selama beberapa waktu.

Lokasi jualan gorengannya tak bisa diperpanjang lagi dan dipakai oleh pemilik untuk usahanya sendiri.

Yossy dan orangtuanya sudah berkali-kali pindah lokasi jualan dan kini masih belum mendapatkan tempat.

Bagaimana kisah Yossy penjual gorengan cantik bisa viral?

S
Riandhika Yossy Kartika Sari, penjual gorengan di Yogyakarta yang viral. (Kolase instagram @jogjafood | tribunjogja.com)

 VIDEO Viral Kakek Atraksi di Atas Motor Layaknya Berselancar, Akhirnya Ditilang

 Viral Pernikahaan Sehari, Pengantin Wanita Ternyata Pria, Terbongkar Saat Suami Curiga Malam Pertama

 Reaksi Rosano Barack saat Tahu Video Syur Mirip Syahrini Viral, Incess sampai Kaget

Kemunculan seorang gadis berparas cantik yang sedang berjualan gorengan sempat ramai di media sosial beberapa waktu lalu.

Warganet memuji kecantikan gadis itu, sekaligus semangatnya dalam memulai usaha tanpa rasa gengsi

Ternyata lokasi berjualan gadis itu ada  di jalan Kaliurang KM 6,5, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gorengan Cah Ayu, demikian nama usaha dari gadis bernama Yossy.

Penjual gorengan yang memiliki nama asli Riandhika Yossy Kartika Sari mengatakan, videonya yang viral di platform media sosial karena keisengan temannya.

"Jadi, teman ada yang iseng upload video tersebut ke platform media yang sudah cukup banyak pengikutnya. Ternyata, videonya banyak yang lihat, sehingga menjadi viral," ujar wanita kelahiran 12 November 1993 ini.

Yossy mengatakan, usaha gorengan tersebut dimiliki oleh kedua orangtuanya.

Dia hanya membantu untuk meringankan pekerjaan.

"Dulu saya pernah bekerja di suatu perusahaan, tetapi terpaksa diberhentikan akibat pandemi Corona. Nah, karena waktu luang akhirnya saya memilih untuk membantu Ibu dan Bapak berjualan gorengan," tutur alumnus Universitas Sanatha Dharma itu.

Setelah, ikut membantu kedua orangtuanya, ternyata gorengannya cukup laris.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved