Berita Nasional
Rombongan Pengantar Jenazah Ngamuk, Rusak Mobil dan Toko
Serangan berawal saat salah satu mobil pick up pemilik toko bangunan sedang berada di depan pelaku yang sedang ugal-ugalan tersebut.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Rombongan Pengantar Jenazah kembali berulah di Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (17/6/2020) siang.
Mereka tak terima dengan adanya mobil pick up toko bangunan, sedang berada di depannya.
Pengantar jenazah tersebut, turun dari motor dan menyerang sebuah toko bahan bangunan di dekat SPBU Ballu-ballu, Kecamatan Turikale, Maros.
Berikut kronologinya.
Serangan berawal saat salah satu mobil pick up pemilik toko bangunan sedang berada di depan pelaku yang sedang ugal-ugalan tersebut.
• Ahmad Dhani: Aku Tak Sesali Perceraian Itu, Aku Punya Istri Baru
• Menyesal Ikut Korupsi, Raden Syahril Sebut Hati Istri dan Anaknya Hancur
• VIDEO Anang Hermansyah Dipaksa Lakukan Ini oleh Ashanty, Azriel Kabur: Sayang Bukan Begitu Juga
• PNS yang Ditemukan Pingsan Tanpa Busana Ternyata Suka Gonta-ganti Cewek
Saat itu, mobil tersebut baru saja mengantar barang pesanan konsumen dan hendak masuk parkir ke area toko.
Rencananya, mobil tersebut akan kembali mengantar barang.
Namun tiba-tiba dari arah Makassar, muncul rombongan pengantar jenazah menggunakan motor dan mobil ambulans dengan ugal-ugalan.
Karena merasa jalan dihalangi oleh mobil pick up yang setengah badannya masih berada di jalan, rombongan langsung mengamuk dan memukul pengemudinya.
Bahkan saat pengemudi pick up berlari masuk ke dalam toko, para pelaku mengejar dan melempari batu masuk ke dalam toko.
“Jadi mobil pick up kami mau masuk ambil barang, tapi karena bagian belakangnya masih ada yang di badan jalan. Pengantar jenazah mungkin menganggap menghalang-halangi jalan. Mereka langsung serang sopir kami dan melempari toko,” ujar salah satu karyawan toko, Vivit, Rabu (17/06/2020).
Selain merusak beberapa barang milik toko, aksi brutal Pengantar Jenazah ini juga sempat melukai salah seorang sopir dan merusak mobil.
Pemilik toko dan sopir yang dipukuli pun langsung melapor ke polisi.
“Sopir kami terluka karena dipukul, mobil juga rusak karena dilempar. Kami juga syok karena mereka beringas melempar batu kemana-mana,” jelasnya
Setelah berhasil merusak sejumlah barang dan juga mobil pick up milik toko bangunan, mereka langsung melarikan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rombongan-pengantar-jenazah-ngamuk-rusak-mobil-dan-toko.jpg)