Berita Nasional

Rombongan Pengantar Jenazah Ngamuk, Rusak Mobil dan Toko

Serangan berawal saat salah satu mobil pick up pemilik toko bangunan sedang berada di depan pelaku yang sedang ugal-ugalan tersebut.

Editor: taryono
tribun timur
Rombongan Pengantar Jenazah Ngamuk, Rusak Mobil dan Toko 

Hanya selang beberapa menit, puluhan warga sekitar langsung berkumpul dan menunggu rombongan pengantar jenazah itu kembali.

Pihak kepolisian pun terus berusaha agar bentrokan tidak terjadi lagi.

Semua pengantar jenazah yang hendak melintas dari arah Maros ke Makassar dihalau agar tidak melintas di lokasi awal kejadian, karena warga masih berkumpul menunggu mereka kembali.

“Kami antisipasi agar tidak ada bentrokan dengan menghalau semua pengantar jenazah yang mau melintas ke sini.

Tadi itu ada tiga rombongan, tapi pelaku penyerangannya ini Cuma satu rombongan. Takutnya warga salah sasaran,” ujar Kabag Ops Polres Maros, Kompol Muh Jufri.

Setelah berhasil menghalau semua rombongan pengantar jenazah yang hendak pulang ke Makassar, Polisi langsung menggiring mereka ke Polres Maros untuk diamankan sementara. 

“Kami amankan dulu di Mako karena warga masih banyak yang menunggu di atas. Pelaku penyerangannya sedang kami identifikasi karena kan ada tiga rombongan, kita juga tidak tahu rombongan yang mana yang melakukan penyerangan,” tutup Kompol Jufri. 

Setelah melapor, polisi pun turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan.

Aksi brutal pengantar jenazah bukan kali ini terjadi di Maros. Beberapa kasus yang sama telah terjadi.

Salah satunya, insiden melibatkan rombongan pengantar jenazah dengan warga di jalan Poros Maros-Pangkep, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Sulsel, Kamis (21/9/2017) silam.

Kapolsek Lau, AKP Ismail saat itu mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat pengantar jenazah dari Jalan Lembo, Kelurahan Bungaeja Beru, Kecamatan Tallo Makassar, membawa jenazah ke Minasa Tene, Pangkep.

Rombongan ini diduga melakukan pengeroyokan kepada supir truk hingga membuat warga Salenrang marah.

Warga kemudian berkumpul dan menunggu pengantar jenazah kembali dari pekuburan.

 

Nah saat kembali itulah warga mengamuk.

Akibatnya, beberapa mobil pengantar dan ambulans jenazah rusak parah karena dilempar batu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved