Banjir di Bandar Lampung
BREAKING NEWS Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Rumah di Kedaton Tergenang
Diguyur hujan deras, sejumlah rumah di Jalan Pagar Alam, Gang Cendana, Kelurahan Kedaton, Bandar Lampung, tergenang air, Senin (22/6/2020).
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Diguyur hujan deras, sejumlah rumah di Jalan Pagar Alam, Gang Cendana, Kelurahan Kedaton, Bandar Lampung, kembali tergenang air, Senin (22/6/2020).
Adi, warga setempat, mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.
"Iya banjir lagi sebetis," kata Adi.
Adi menuturkan, banjir terjadi karena luapan Kali Way Balau.
"Kebetulan hujan itu memang deras, tapi ini kan aliran dari Kemiling," bebernya.
• Antisipasi Banjir di Bandar Lampung, Sekkot: Jangan Ada Lagi Drainase Tersumbat
• Warga Kedaton Pertanyakan Penanganan Banjir, Wali Kota Herman HN: Sudah Saya Perbaiki!
Tanggul Jebol
Peristiwa serupa terjadi di Gang Cendana, Kedaton, beberapa waktu lalu.
Dua titik talut di Kali Way Balau, tepatnya di Jalan Pagar Alam Gang Cendana RT 01 LK 1 Kelurahan Kedaton, roboh.
Warga bernama Yoyok mengatakan, tempat tinggalnya menjadi langganan banjir pasca talut Kali Way Balau jebol.
"Kalau Kemiling hujan air itu naik, nah masuk ke tempat kami, apalagi sini hujan, tambah jadi, seperti kemarin malam," ungkapnya, Selasa (16/6/2020).
Tak tanggung-tanggung, kata Yoyok, genangan air mencapai dua meter.
"Itu yang bawah deket talut, barang semua kerendam, kalau (rumah) saya satu setengah meter," ungkapnya sembari menunjukkan bekas banjir.
Yoyok pun berharap pemerintah kota tapis berseri bisa melakukan peninjauan dan perbaikan.
"Harapannya talut belakang ditutup biar air gak naik. Memang belum ada yang ninjau," tandasnya.
Senanda dengan Yoyok, Adi warga lainnya berharap pemerintah kota bisa tahu kekhawatiran warga Gang Cendana.
"Kami berharap ada penanganan cepat, beberapa tahun lalu pernah kejadian seperti ini tapi dengan perbaikan talut banjir teratasi," tuturnya.
Tak hanya itu Adi juga mengharapkan adanya normalisasi sungai Way Balau lantaran antara perumahan warga dengan sungai hampir setara.
"Sungai ini sudah dangkal," kata Adi sembari menunjukkan talut yang jebol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/banjir-di-jalan-pagar-alam-kelurahan-kedaton-1.jpg)