Universitas Lampung

Fakultas Pertanian Universitas Lampung Gelar Seminar Online Akuakultur Kobia

Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) berkolaborasi dengan Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Provinsi Lampung menyelenggarakan

ist
Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) berkolaborasi dengan Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Provinsi Lampung menyelenggarakan seminar online akuakultur kobia 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) berkolaborasi dengan Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Provinsi Lampung menyelenggarakan seminar online akuakultur kobia.

Seminar yang berlangsung secara daring via aplikasi Zoom dan streaming Youtube ini mengusung tema “King Kobia Harta Terpendam Akuakultur Indonesia: Teknik Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran”.

Seminar diikuti 1.500-an peserta dan menghadirkan Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto sebagai pembicara kunci.

Selain itu turut hadir narasumber lainnya yaitu Farok Afero (National Taiwan Ocean University), Suryadi Saputra (BBPBL Lampung), Rika Puspita (Sillyfish Indonesia), dan Munti Sarida (Jurusan Perikanan dan Kelautan FP Unila).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama dan TIK Unila Prof. Suharso saat menyampaikan sambutan mengatakan, Provinsi Lampung memiliki sumber daya ikan yang luar biasa besar, salah satunya King Kobi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Provinsi Lampung, budidaya kobia berhasil dilakukan secara mandiri oleh BBPBL Lampung.

Tidak hanya satu jenis, lebih lanjut Suharso mengutarakan bahwa Lampung berhasil membudidayakan ikan kerapu, kakap, bawal bintang, ikan badut, rumput laut, dan kuda laut melalui teknologi budidaya.

“Pada seminar lobster yang lalu, bapak menteri KKP juga mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung dapat menjadi centre of fisheries industry karena didukung potensi alam dan SDM berkompeten,” ujar Guru Besar Kimia Anorganik itu.

Ia pun berharap, SDM yang dihasilkan Unila dapat mendukung upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mewujudkan Provinsi Lampung sebagai pusat industri perikanan.

Di kesempatan yang sama, Menteri Perikanan dan Kelautan Dr. Edy Prabowo secara daring menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Halaman
12
Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved