Breaking News

Legenda Tribun Herman Darmo Purnatugas Setelah 39 Tahun Berkarya

Herman Darmo, legenda Tribun, mengakhiri kiprahnya di dunia jurnalistik. Ia mengakhiri pengabdiannya setelah 39 tahun berkarya di grup Kompas Gramedia

Tribunnews/Jeprima
Herman Darmo saat memberikan kata sambutan dalam acara pelepasan purnatugas dirinya selaku Komisaris Tribun Network di Gedung Tribun, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Herman Darmo, legenda Tribun, mengakhiri kiprahnya di dunia jurnalistik.

Momentum tersebut terjadi seusai Herman Darmo merayakan ulang tahunnya yang ke-66 pada 11 Juni 2020 lalu.

Ia mengakhiri pengabdiannya setelah 39 tahun berkarya di grup Kompas Gramedia.

Pria fenomenal yang melahirkan media-media Tribun di seluruh penjuru Indonesia itu pun menerima banyak ucapan terima kasih atas dedikasinya buat Tribun-Network dan Kompas Gramedia.

Herman Darmo pun menyambut itu semua dengan kesan positif.

Kompas.com dan Tribunnews.com Donasi Rp 780 Juta untuk Warga Terdampak Covid-19

Tribunnews dan Cardinal Serahkan Bantuan 3.000 Masker untuk Polresta Solo

Dikaitkan dengan Reshuffle, Mendagri Tito Karnavian: Itu Hak Prerogatif Presiden

Nomor 8 Nasional, Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Lampung 79,3%

Komisaris Herman Dharmo (kiri) menerima cenderamata dari CEO Tribun Network Sentrijanto saat berfoto bersama di sela-sela acara pelepasan purnatugas Komisaris Tribun Network di Gedung Tribun, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020).
Komisaris Herman Dharmo (kiri) menerima cenderamata dari CEO Tribun Network Sentrijanto saat berfoto bersama di sela-sela acara pelepasan purnatugas Komisaris Tribun Network di Gedung Tribun, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020). (Tribunnews/Jeprima)

"Saya kira ini bukan perpisahan. Tidak perlu kita bersedih, karena saya masih merasa selama ini yang melekat ketika saya bekerja adalah bagian redaksi," kata Om HD, begitu ia biasa disapa, dalam pertemuan virtual, Selasa (30/6/2020).

Herman Darmo tak menampik akan selalu berhubungan dan berkirim kabar kepada para kolega di Tribun-Network.

Di samping kedekatan dengan para rekan redaksi, teknologi memungkinkan ia untuk tetap dekat dengan Tribun-Network.

"Saya menghargai pendapat banyak pihak bahwa sebagian besar hidup saya melekat di luar print.

Pengalaman-pengalaman di cetak lebih banyak melekat di saya," kata Herman.

Seluruh jaringan Tribun-Network, yakni 24 koran di 22 kota di Indonesia, plus puluhan media daring di bawah naungan Tribun Network ikut melepas Herman Darmo memasuki masa purna karyanya.

Bahkan, ucapan terima kasih juga disampaikan Lilik Oetama selaku CEO Kompas Gramedia.

"Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya dan terima kasih sebanyak-banyaknya atas pengabdian dan loyalitas yang diberikan Mas Herman selama ini. Loyalitas Mas Herman selama ini tanpa cela. Keluarga besar Kompas Gramedia sangat kehilangan dengan purna baktinya beliau," kata Lilik.

News Vice Director Domu Ambarita (kiri) menyerahkan cenderamata kepada Komisaris Herman Darmo di Gedung Tribun, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020).
News Vice Director Domu Ambarita (kiri) menyerahkan cenderamata kepada Komisaris Herman Darmo di Gedung Tribun, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020). (Tribunnews/Jeprima)

Herman Darmo mulai kepincut dunia jurnalistik sejak kuliah S1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Jakarta pada 1977.

Setelah lulus kuliah pada  tahun 1981 ia sempat bekerja sebagai peneliti di Direktorat Analisis Sistem, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved