Berbagai Faktor Penyebab Anak Menjadi Tuna Laras
Keberadaan anak punk di Bandar Lampung kian banyak.Bahkan Satpol PP Kota Bandar Lampung sudah memetakan lokasi anak punk.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Keberadaan anak punk di Bandar Lampung kian banyak.
Bahkan Satpol PP Kota Bandar Lampung sudah memetakan lokasi anak punk tersebut.
Bagaimana anak bisa menjadi anak punk?
Dewi Lutfianawati, S.Psi, M.Psi, Psikolog mengatakan, anak punk adalah masuk dalam kelompok anak tuna laras, yakni anak yang tidak suka dengan aturan yang mengikat.
Mereka lebih suka berada di tempat yang bebas dan tanpa aturan seperti di jalan raya bersama dengan teman-teman sebaya mereka yang juga suka dengan kebebasan.
Penyebab anak menjadi tuna laras, karena faktor genetik, yakni orangtua yang juga seorang tuna laras anaknya juga bisa menjadi tuna laras.
• Kenali Berbagai Penyebab Tubuh Alami Kegemukan
• Hati-hati, Bersepeda Pakai Masker Bisa Picu Kematian Mendadak
• Gejala dan Faktor Risiko Diabetes Militus Tipe Dua yang Bisa Sebabkan Kematian
Penyebab lain karena lingkungan dimana anak itu berada.
Maksudnya anak itu tinggal di lingkungan yang berganti-ganti, misal di rumah pamannya, bibinya, neneknya, dan salah satu orangtuanya.
Salah satu penyebab anak tinggal di lingkungan berganti-ganti karena orangtua anak itu bercerai.
Saat anak tinggal di lingkungan berganti-ganti anak itu bingung harus mengikuti aturan siapa, dan siapakah yang harus diikuti, karena setiap kali berganti lingkungan, aturan juga berganti.
"Akibat kebingungan itu, dia merasa lebih baik tidak usah ikuti satupun aturan dan hidup bebas saja," ujar Psikolog dari Biro Psikolog Tentrem Hati itu.
Anak tuna laras memang butuh penanganan yang khusus seperti ditampung di Dinas Sosial, atau disekolahkan di sekolah khusus anak tuna laras yakni SLB F.
Namun menangani anak tuna laras ada tantangannya yakni, harus bisa membuat anak itu nurut sehingga dia tidak kabur dari Dinas Sosial atau sekolah.
"Di Yogyakarta ada SLB F yang kewalahan menangani anak tuna laras, karena mereka cepat sekali kaburnya. Setiap kali dimasukan kesana selalu punya cara untuk kabur," urai Dewi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/anak-punk-perdi4_20150511_205000.jpg)