Kabar Artis

Kapolres Bogor Bantah Polisi Dampingi Rhoma Irama saat Manggung di Acara Khitanan

Kapolres Bogor AKBP Roland Rolandy membantah adanya oknum kepolisian yang membekingi acara yang melibatkan Rhoma Irama.

Editor: wakos reza gautama
Kompas.com/Afdhalul Ikhsan
Kapolres Bogor AKBP Roland Rolandy saat diwawancarai saat perayaan HUT ke-79 Bhayangkara, Rabu (1/7/2020) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BOGOR - Masalah manggungnya Rhoma Irama di acara sunatan di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (28/6) sore, masih berlanjut. 

Rhoma Irama mengaku didampingi aparat kepolisian saat manggung di acara tersebut. 

Dari pernyataan Rhoma Irama ini, ada yang berasumsi bahwa Rhoma Irama dibekingi aparat kepolisian saat acara berlangsung. 

Kapolres Bogor AKBP Roland Rolandy membantah adanya oknum kepolisian yang membekingi acara yang melibatkan Rhoma Irama.

"Itu masih kita periksa dulu, emang ada beking, saya rasa tidak ada," ucap mantan penyidik KPK ini, di Mapolres Bogor, Cibinong, Rabu (1/7/2020).

Roland menegaskan pernyataan tersebut tidak berdasar karena sejak awal keberadaan anggota kepolisian untuk mengecek dan menerapkan protokol kesehatan di lokasi.

Rhoma Irama Heran Menjadi Sasaran Bupati Bogor Ade Yasin

Sujiwo Tejo Sebut Pernyataan Jokowi Harus Diralat 

Gadis Dikeroyok Sekelompok Cewek Gegara Cekcok di Medsos

Kejutan Tiga Jenderal TNI untuk Kapolda Maluku di HUT ke-74 Bhayangkara

"Jadi aparat ada di situ bukan beking tapi kita itu mengecek protokol kesehatan, memang pada awalnya protokol kesehatan itu dilakukan untuk khitanan dan itu kan juga sudah dijanjikan tapi pada saat itu, ternyata ada keramaian di akhir acara tersebut (Minggu)," bebernya.

Roland menjelaskan bahwa sehari sebelum Rhoma tampil di acara tersebut tidaklah ramai dikunjungi masyarakat.

Tidak ada izin resmi, bantah ada polisi dampingi Rhoma

Justru di hari kedua saat Rhoma tampil itulah terjadi kerumunan yang melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 tahun 2020 tentang pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) proporsional secara parsial sesuai kewaspadaan daerah.

"Enggak ada izin resmi dari kami. Jadi hari Sabtu itukan acara khitanan ada wayang golek dan itu setahu kami tidak terjadi kerumunan massa, yang menjadi kerumunan massa itukan di hari kedua (Minggu) acaranya panggung beliau," ucap dia.

Mengenai pengakuan Rhoma bahwa saat manggung itu didampingi aparat kepolisian.

Rhoma Irama tampil di Pamijahan Bogor
Rhoma Irama tampil di Pamijahan Bogor (Tribun Bogor)

Roland menyebut bahwa apa yang diucapkan itu tidak benar.

"(Didampingi polisi) nanti itu kita periksa dari yang hadir kita belum tahu karena baru katanya (Rhoma)," ujar dia.

Menurutnya, sejauh ini polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, sembari menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan untuk Rhoma Irama.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved