Daftar Nama 24 Koruptor di Indonesia yang Akibatkan Negara Rugi hingga Triliunan Rupiah

Ternyata Maria salah satu dari sekian banyak para koruptor di Indonesia yang berhasil menjarah uang milik rakyat Indonesia tersebut. Siapa saja merek

Tayang:
Editor: Romi Rinando
Kontan
Daftar Nama 24 Koruptor Kakap di Indonesia yang Berhasil Merampok Uang Negara dengan Jumlah Ratusan Miliar sampai Triliunan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  - Publik Tanah air hari ini dikejutkan dengan tertankapnya koruptor bank BNI Maria Pauline yang sempat buron selamat 17 tahun 

Maria adalah koruptor yang membobol Rp1,7 triliun uang Bank BNI lalu melarikan diri ke luar negeri.

Maria terlibat kasus L/C Fiktif Bank BNI yang merugikan Maria berhasil merampok uang negara lewat BNI sebesar 1.7 Triliun Rupiah.

Wanita ini lahir di Paleloan, Minahasa, Sulawesi Utara pada 27 Juli 1958.

Saat mengajukan L/C fiktif itu, ia adalah pemilik PT Gramarindo Grup.

s

Dok. KOMPASTV/KEMENKUMHAM
tersangka kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa

Najwa Shibab Sebut Yasonna Laoly Ternyata Sudah Beberapa Kali Berupaya Ringankan Hukuman Koruptor

Harun Masiku Dikabarkan Tewas Ditembak Mati, Boyamin Sebut Sebelum Corona Harun Sempat di Palembang

Malu Jadi Koruptor, Eks Kadisdag Wan Hendri Ngaku ke Anak Sedang Pendidikan di Jakarta

PT Gramarindo Grup adalah perusahaan yang fokus dalam ekspor hasil perkebunan, pupuk cair dan industri marmer.

Produknya sebagian besar diekspor ke negara Afrika seperti Kenya, Kongo dan Singapura.

Saat ini, Maria sudah ditangkap di Serbia dan dipulangkan ke Indonesia pagi ini (09/07/2020).

Tertangkapnya Maria  seolah  kembali mengungkap bagaimana banyak koruptor Indonesia, dengan mudah  mengarong uang negara lalu kabur ke luar negeri.

Jumlah uang negara yang dirampok pun  tidak kecil.

Ternyata Maria salah satu dari sekian banyak para koruptor di Indonesia yang berhasil menjarah uang milik rakyat Indonesia tersebut.

Siapa saja mereka? Berikut nama-namanya 

1. Eddy Tansil

s
Nasional Kompas
Eddy Tansil (tengah) buronan paling dicari oleh aparat penegak hukum Indonesia
 

Pria kelahiran Makassar, 2 Februari 1953 ini menjarah uang negara lewat kasus kredit macet Bapindo.

Sumber: Intisari Online
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved