Berita Nasional
PDIP Tiba-tiba Copot Rieke Diah Pitaloka dari Pimpinan Baleg DPR
sebelum masuk Senayan, Rieke Diah Pitaloka adalah artis yang terkenal lewat perannya sebagai Oneng
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara tiba-tiba mengambil keputusan mencopot Rieke Diah Pitaloka sebagai salah satu pimpinan Badan Legislatif (Baleg) DPR, Rabu (8/7/2020).
Belum ada penjelasan mengenai alasan pencopotan Rieke Diah Pitaloka.
Nama Riek Diah Pitaloka mendadak jadi sorotan.
Pencopotan itu dilakukan di tengah polemik Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang sedang digodok DPR.
Belum diketahui secara pasti apa alasan Fraksi PDI-P memberhentikan Rieke dari posisinya sebagai Wakil Ketua Baleg DPR.
Posisi Rieke di Baleg pun akan digantikan koleganya di PDIP, M Nurdin dan tinggal menunggu penetapannya.
• Rieke Nilai Iuran Jaminan Pensiun Pekerja Terlalu Minim
• Niatnya Ingin Tangkap, Bocah di Tangsel Malah Tewas Dililit Ular Sanca
• Pamit Wawancara Kerja, Vanny Malah Ditemukan Tewas di Bawah Ranjang Penginapan
• WNA Rusia Nangis iPhone Rp 20 Juta Dijambret di Bali
Meski dicopot sebagai pimpinan Baleg, Rieke Diah Pitaloka masih tetap menjadi anggota DPR RI untuk periode 2019-2024.
Sosok Rieke Diah Pitaloka memang tidak asing di telinga masyarakat Indonesia.
Sebab sebelum masuk Senayan, Rieke Diah Pitaloka adalah artis yang terkenal lewat perannya sebagai Oneng di sinetron komedi (sitkom) Bajaj Bajuri.
Rieke Diah Pitaloka juga cukup vokal untuk sejumlah kasus atau persoalan sosial.
Selain itu, ia pernah mencoba peruntungan di Pilkada Jawa Barat pada 2013 bersama Teten Masduki, walau gagal.
Berikut rekam jejak Rieke Diah Pitaloka mulai dari artis lalu terjun ke politik dan kini dicopot dari pimpinan Baleg DPR.
1. Pemeran Oneng di Sitkom Bajaj Bajuri
Nama Rieke Diah Pitaloka dikenal awam sebagai tokoh yang memerankan Oneng dalam Sitkom Bajaj Bajuri.
Di Bajaj Bajuri, tokoh Oneng digambarkan sebagai sosok ibu rumah tangga yang sangat lugu dan dan berpendidikan rendah.
