Pencurian di Kantor Pos Bandar Lampung

Selain Brankas, Pelaku Juga Gasak Genset dan Benda Pos, Kapolsek: Kerugian Rp 30 Juta

Sejumlah uang operasional kantor dan surat-surat tanda serah terima dengan pejabat sebelumnya ikut dibawa kabur pelaku.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Joviter
Polsek Kedaton melakukan olah TKP di Kantor Pos Untung Suropati. Selain Brankas, Pelaku Juga Gasak Genset dan Benda Pos, Kapolsek: Kerugian Rp 30 Juta 

Selain membawa kabur benda pos dan genset, pelaku juga berhasil mengangkut brankas yang isinya diduga uang tunai untuk pembayaran bantuan sosial tunai (BST) kementerian sosial tahap III.

Sejumlah anggota polsek Kedaton dan inafis polresta bandar Lampung langsung melakukan olah TKP usai mendapatkan laporan dari salah satu pegawai kantor pos tersebut.

"Sudah (olah Tempat kejadian perkara). Jadi setelah dapat laporan, kami bersama inafis polres langsung cek TKP," ujar Kapolsek Kedaton Kompol M Daud.

Brankas Minimarket di Kotabumi Dibobol Pakai Oli

Kasus lain, Aksi para penjahat semakin merajalela.

Bukan hanya menyasar pemilik kendaraan, para penjahat juga kerap membobol minimarket di Bumi Ruwai.

Terbaru, minimarket di daerah Kotabumi, Lampung Utara, dibobol kawanan maling, Selasa (30/6/2020).

Kawanan pencuri tidak saja mengambil barang-barang dagangan, tapi juga membobol brankas minimarket di Jalan Jenderal Sudirman ini.

Uang sebanyak Rp 10 juta pun raib.

Polisi melakukan olah TKP pencurian di Alfamart Kotabumi.
Polisi melakukan olah TKP pencurian di Alfamart Kotabumi. (Tribunlampung.co.id/Anung)

Pembobolan minimarket di wilayah Lampung Utara ini bukan yang pertama.

Namun sudah lima kali dalam empat bulan terakhir.

Bahkan khusus minimarket di Jalan Jenderal Sudirman, ini sudah dua kali dibobol maling.

Aksi pembobolan minimarket bukan hanya terjadi di Lampura, tapi juga sejumlah kabupaten/kota lain.

Pencurian di minimarket Kotabumi diketahui pertama kali saat pegawai masuk kerja pukul 06.40 WIB.

Ketika berada di dalam toko, pegawai bernama Sarwan terkejut melihat barang dagangannya berantakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved