ABK Lampung Tewas di Kapal China

Orangtua Sempat Melihat Wajah Hasan Apriadi Sebelum Dimasukkan ke Liang Kubur

Pihak keluarga sempat melihat wajah anak buah kapal (ABK) yang tewas di kapal ikan berbendera China itu untuk kali terakhir.

Dok BP2MI Lampung
Pemakaman jenazah Hasan Apriadi di Kampung Sukamaju, Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (17/7/2020) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jenazah Hasan Apriadi (20) sudah dimakamkan di kampung halamannya, Sukamaju, Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (17/7/2020) malam.

Pihak keluarga sempat melihat wajah anak buah kapal (ABK) yang tewas di kapal ikan berbendera China itu untuk kali terakhir.

Peratin Pekon Rawas Benzar Bunyamin mengatakan, pihak keluarga diberi kesempatan memandang wajah Hasan sebelum dimasukkan ke liang kubur.

"Dibuka di bagian wajahnya dan keluarga berkesempatan melihatnya secara langsung," ungkap Benzar yang merupakan paman almarhum Hasan saat dikonfirmasi Tribunlampung.co.id melalui sambungan telepon, Sabtu (18/7/2020).

Menurut Benzar, setelah melihat wajah Hasan untuk kali terakhir, kedua orangtua almarhum, yakni Gunawan Syukur dan Karni, bisa melepasnya dengan tenang.

Tiba di Pesisir Barat, Jenazah Hasan Apriadi Disambut Bupati Agus Istiqlal

Jenazah ABK asal Pesisir Barat Tiba di Kampung Halaman, Orangtua Haru Campur Bahagia

111 Kasus Positif Covid-19 di Bandar Lampung, Tinggal 22 Orang Diisolasi

Jadi Penyumbang Kasus Positif Covid-19 Tertinggi, Panjang Dipastikan Tidak Lockdown

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal (batik biru) dan Kepala BP2MI Lampung Ahmad Salabi berada di rumah Hasan Apriadi, Kampung Sukamaju, Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (17/7/2020) malam.
Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal (batik biru) dan Kepala BP2MI Lampung Ahmad Salabi berada di rumah Hasan Apriadi, Kampung Sukamaju, Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (17/7/2020) malam. (Dok BP2MI Lampung)

Pasalnya, Hasan adalah anak sulung dari lima bersaudara.

Terlebih lagi, jenazah dimakamkan di tanah kelahirannya.

"Sudah lega. Artinya, makamnya jelas, dan memang jasad Hasan. Kalau dimakamkan di tempat yang lain, kita ada kecurigaan. Sekarang kan jelas dimakamkan di depan keluarga, terlihat," tuturnya.

Namun begitu, terus Benzar, jenazah tidak dibuka secara utuh setiba dari RS Bhayangkara Kepulauan Riau (Kepri).

Jenazah juga tidak dimandikan ulang ataupun disalatkan kembali karena sudah dilakukan saat berada di Kepri.

"Tidak dibuka secara utuh karena sudah disempurnakan di Kepri. Karena kita tahu sudah 27 hari (usia jenazahnya) jadi langsung kita makamkan," terangnya.

Jenazah Hasan dimakamkan tak lama setelah tiba di kampung halamannya di Sukamaju, Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Haru Campur Bahagia

Jenazah Hasan Apriadi (20) telah dimakamkan di kampung halamannya di Kampung Sukamaju, Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (17/7/2020) malam.

Hasan adalah anak buah kapal (ABK) yang meregang nyawa di kapal ikan berbendera China.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved