Curhat Mantan Menteri Kabinet Kerja, Marwan Jafar Tak Pernah Lihat Jokowi Marah
Mantan Mendes PDTT Marwan Jafar berbagi cerita saat menjabat sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Momen berkesan selama menjabat sebagai menteri, kata Marwan, adalah saat ia bersama Jokowi kunjungan kerja ke salah satu desa di Karawang, Jawa Barat.
Saat itu, pertama kali dana desa dikucurkan.
Kemudian dilakukan pengecekan untuk penyerapannya.
"Di Karawang saat meninjuau sungai dan kali," ucapnya.
Di desa itu pula, kata Marwan, dana desa digunakan untuk membeli batu, pasir, semen, agar adanya perputaran ekonomi.
Namun, antara Marwan dan Jokowi sempat berbeda dalam mendapat informasi.
"Tim dia bilang barang-barang tidak beli di sana, sementara tim kita bilang beli di sana, kemudian saling ngecek. Setelah dicek, benar beli di desa itu," cerita Marwan.
Hari berikutnya, Pak Jokowi telepon lagi masih tidak percaya kalau beli dari sana.
Saat rapat di Istana, Pak Jokowi tanya dan saya jelaskan beli di sana, akhirnya sama-sama ketawa," sambungnya.
"Sebetulnya banyak kenangan yang tak bisa dilupakan saat diberi kesempatan membantu Pak Jokowi di kabinet. Banyak sekali, saya sampai lupa saking banyak kenangannya. Saya, meski menteri, Pak Jokowi tidak sungkan-sungkan bertanya. Meminta saran, seakan kita atasan. Kemudian, beliau memberikan petunjuk-petunjuk," kata Marwan lagi.
Marwan mengaku kaget saat mengetahui tayangan video melihat Presiden Jokowi marah-marah, bahkan sampai ada ancaman melakukan perombakan kabinet.
Selama di kabinet, Marwan menegaskan kembali, belum pernah melihat presiden marah seperti beberapa waktu lalu.
TONTON JUGA:
"Pak Jokowi itu orangnya egaliter, ngga pernah marah-marah. Makanya saya kaget juga melihat video beberapa waktu lalu, beliau marah sekali," kata Marwan. (tribun network/denis/dayat)