Penemuan Jenazah di Lampung Tengah
Sepeda Korban Ditemukan di Pinggiran Sungai Way Seputih, Dugaan Tenggelam Menguat
Jenazah yang ditemukan tim gabungan di aliran Sungai Way Seputih, diduga tenggelam, setelah warga menemukan sepeda yang dikendarai korban.
Penulis: syamsiralam | Editor: Noval Andriansyah
Temukan Jenazah
Tim Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah, menemukan jenazah seorang yang diduga tenggelam di aliran Sungai Way Seputih, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, Senin (20/7/2020).
Tim yang bergerak dari Mojo Agung, Kelurahan Seputih Jaya, Kecamatan Gunung Sugih, akhirnya menemukan jenazah lelaki yang akhirnya diketahui bernama Asropi (24), warga Lingkungan 5 RT 20.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD M Husnip menerangkan, timnya lebih kurang empat jam menyusuri aliran Sungai Way Seputih sebelum akhirnya menemukan korban.
"Tim dibagi dua dengan beranggotakan delapan orang dari Basarnas dan delapan orang dari BPBD."
"Korban kami temukan beberapa ratus meter dari lokasi di mana terakhir kali korban dilihat warga," kata M Husnip, Senin (20/7/2020).
Husnip menambahkan, kondisi korban saat ditemukan sudah dalam posisi tenggelam, dan tubuh tersangkut ranting kayu di tengah sungai.
"Tim turun (ke dasar sungai) sekira pukul 10.00 WIB, dan jenazah ditemukan lebih kurang pukul 14.00 WIB."
"Setelah itu jenazah diserahkan ke rumah duka," jelasnya.
Warga Geger
Kasus lain, warga Kampung Mulyo Dadi Kecamatan Rawapitu Kabupaten Tulangbawang digegerkan dengan penemuan mayat mengambang di aliran sungai primer di wilayah setempat.
Mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh CL, bocah lima tahun ketika tengah bermain di atas jembatan di saluran air primer, Senin (06/07/2020) petang.
Kapolsek Rawa Pitu Ipda Samsi Rizal, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Senin (06/07/2020), sekira pukul 12.00 WIB, di aliran air sungai primer, Kampung Mulyo Dadi.
"Ditemukan oleh CL (5), saat sedang bermain di jembatan aliran air sungai primer Kampung Mulyo Dadi," terang Samsi, Selasa (07/06/2020).
Saat ditemukan oleh CL, kata Samsi, posisi korban dalam keadaan sudah meninggal dunia dan mengambang dengan posisi kepala tenggelam.
Sementara tangan kiri mayat, lanjut Samsi, memegang kayu di bawah jembatan.
Melihat peristiwa tersebut, CL kemudian memberitahu M Sukoco (40), warga sekitar.