Video Berita

VIDEO Detik-detik Pemanjat Dinding di Makassar Terjatuh saat akan Turun

Pada Minggu (26/7/2020), seorang pemanjat dinding jatuh di Taman Pakui Makassar, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Ia terjatuh setelah memanjat dinding

Penulis: tri prayugo | Editor: Reny Fitriani
Tangkapan Layar Facebook Bagi bagi info
Detik detik Pemanjat Dinding di Makassar Terjatuh saat akan Turun 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pada Minggu (26/7/2020), seorang pemanjat dinding jatuh di Taman Pakui Makassar, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Ia terjatuh setelah memanjat dinding dan hendak turun.

Diduga, korban terjatuh setelah salah memasang simpul di bagian atas dinding.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Selatan, Ahmad Lubis.

"Memang terjadi kesalahan teknis. Analisis kami, dia salah memasang cowstail, atau salah memasang simpul di top untuk clean down," kata Lubis.

Tonton video beritanya dibawah ini.

Lubis mengatakan, sewaktu almarhum memanjat tebing memang tidak didampingi tim teknis pengamanan.

Pasalnya, pada hari itu atlet yang tergabung dalam FPTI tidak memiliki jadwal latihan di tempat itu.

VIDEO Sebut Nama Ruben Onsu, Luna Maya Klarifikasi Rencana Jual Rumah Rp 45 Miliar

VIDEO Aurel Hermansyah Gemes dengan Gigitan Atta Halilintar yang Manis

Jeritan Istri Ponidi Lihat Suaminya Diseret Buaya hingga Hilang

2 Tersangka Narkotika Diduga Kuat sebagai Pengedar, 7 Lainnya Pengguna

Selain itu korban tidak tercatat sebagai atlet binaan FPTI dan tidak memberi kabar akan melakukan panjat tebing.

"Dari informasi yang kami dapatkan, almarhum ini memang sering di Pakui itu mengantar beberapa teman-temannya untuk melakukan latihan panjat di sana, tapi tanpa didampingi (tim teknis) karena dia tidak terdaftar sebagai atlet FPTI di Makassar," ujar Lubis.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (28/7/2020), pihak FPTI Sulawesi Selatan turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban.

Saat ini, FPTI Sulawesi Selatan terus berkoordinasi dengan organisasi pemanjat tebing untuk mengungkapkan kronologi lengkap kematian korban.

"Karena panjat tebing itu 0,01 tingkat kesalahan karena keselamatan betul-betul terjaga," ujar Lubis.

TONTON JUGA:

Sementara itu, Ketua Umum FPTI Sulsel Imam Subekti mengatakan, telah mengumpulkan seluruh saksi mata atas insiden jatuhnya korban yang dikenal sebagai pegiat olahraga panjat tebing itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved