Kasus Corona di Lampung

Perkantoran di Bandar Lampung Masih Aman Covid-19

Sampai kemarin, belum ditemukan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan perkantoran di wilayah Kota Bandar Lampung.

Dokumentasi Humas Pemkot 
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat meninjau loket adminduk Disdukcapil di Gedung Satu Atap Pemkot Bandar Lampung. Sampai kemarin, belum ditemukan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan perkantoran di wilayah Kota Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Perkantoran di Bandar Lampung masih aman dari kasus Covid-19.

Sampai kemarin, belum ditemukan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan perkantoran di wilayah Kota Bandar Lampung.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi, Rabu (29/7/2020).

Ia mengatakan, sebelumnya terdapat satu orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) di kantor BKD Bandar Lampung.

Namun pihaknya meyakini ODP tersebut dalam keadaan sehat.

TONTON JUGA:

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, belum ada temuan terkait pekerja di kantoran yang terinfeksi Covid-19 .

"Mudah-mudahan enggak lah di Bandar Lampung. Saya sudah cek semua," ujar wali kota.

Sebagai upaya pencegahan, Herman HN meminta setiap warga Bandar Lampung menerapkan protokol kesehatan.

Covid-19 Serang 68 Kantor di Jakarta, 440 Karyawan Positif

Kasus Pasien Positif Corona di Lampung Selatan Tambah 1, Warga Natar Hasil Tracing Pasien

Tarif Kencan Vernita Syabilla Rp 30 Juta, Ada Bukti Chat dan Uang di Hotel Bintang Bandar Lampung

BREAKING NEWS IRT di Pringsewu Tewas Tersengat Listrik

"Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan," sebutnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana.

Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada kasus konfirmasi positif Covid di lingkungan perkantoran.

"Alhamdulillah sampai hari ini belum ada kasus klaster perkantoran," beber Kepala Dinas Kesehatan Lampung ini dalam konferensi pers di Ruang Abung Pemprov Lampung, Rabu petang.

Ia mengatakan, beberapa pemeriksaan terhadap pegawai perkantoran memang ada yang menunjukkan reaktif.

Namun setelah uji swab, hasilnya rata-rata negatif.

Reihana pun mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota agar tidak ragu melakukan rapid test massal.

Di Pesawaran dengan jumlah yang dirapid sekitar 324 orang, 3 di antaranya reaktif dan swabnya positif.

Lalu di Lampung Tengah dengan 500 lebih orang yang dirapid, 2 reaktif dan hasil swabnya tidak ada yang positif.

"Jadi mari kita memperluas kontak tracing, rapid test, untuk lebih cepat memutus rantai penularan Covid-19," kata dia.

Sementara itu data kemarin, kasus suspek (PDP dan ODP yang kontak erat) di Lampung bertambah 5 orang dan total kasus suspek 3.381 orang.

Lima kasus suspek baru, 3 di antaranya dari Bandar Lampung dan 2 orang dari Lampung Timur.

Untuk kasus konfirmasi positif di Lampung total 252 orang dan sudah dua hari ini tidak ada kasus baru.

"Selesai isolasi ada 206 orang. Untuk yang selesai isolasi pada hari ini (kemarin) tidak ada penambahan," kata dia.

Untuk kasus kematian (meninggal terkonfirmasi positif Covid-19) untuk kasus lama 12 orang dan kasus baru nihil.

Update corona di Lampung, Rabu (29/7/2020):

1. Positif: 252 orang

(0 kasus baru, 252 kasus lama)

2. ODP: 3.381 orang

(5 kasus baru, 3.376 kasus lama)

3. Kematian: 12 orang

(0 kasus baru, 12 kasus lama)

(Tribunlampung.co.id/Sulis Setia M/V Soma Ferer)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved