Prostitusi Artis di Lampung
Cuma Jadi Saksi, Vernita Syabilla Langsung Terbang ke Jakarta
Vernita Syabilla diamankan bersama dua orang muncikari dan seorang pengusaha asal Lampung saat digerebek Polresta Bandar Lampung di sebuah hotel binta
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
Menurut Kapolresta, pengusaha asal Lampung ini diperbolehkan pulang seusai dimintai keterangan oleh penyidik.
"S hanya kita mintai keterangan, dan yang bersangkutan sudah dipulangkan," jelasnya.
Kapolresta menegaskan, ungkap kasus prostitusi online yang melibatkan Vernita Syabilla berawal dari laporan masyarakat.
Saat dilakukan penggerebekan, Vernita Syabilla sedang bersama S di dalam kamar hotel berbintang.
Yan Budi membantah tudingan ada unsur jebakan dalam penangkapan Vernita Syabilla.
"Tidak dijebak. Jadi ungkap kasus ini murni dari laporan masyarakat mengenai informasi prostitusi online yang melibatkan artis nasional," jelasnya.
Kapolresta berharap kasus seperti ini tidak terjadi lagi di wilayah hukum Bandar Lampung.
Pasalnya, kasus serupa pernah terjadi di Bandar Lampung beberapa tahun silam.
Iman Lemah
Sosiolog kriminal Universitas Lampung Pairulsyah menyatakan, kasus pelacuran yang melibatkan artis bukan karena faktor ekonomi semata.
Menurut dia, prostitusi seperti ini lebih cenderung disebabkan lemahnya keimanan pelaku.
Hal itu dikatakan Pairulsyah dalam acara Tindak (Tribun Kriminal dan Hukum) yang tayang di Tribun Lampung TV, Kamis (30/7/2020) lalu.
Bung Pai, sapaan akrabnya, mengatakan, prostitusi sudah lama terjadi karena adanya interaksi kehidupan dengan niatan membujuk.
"Dalam konteks ini, bagaimana bisa menjadi pelacur, karena latar belakang frustrasi ekonomi. Ada kelainan seks juga. Jadi macem-macem. Tapi secara sosiologis karena agamanya. Sebab ada orang susah gak jadi pelacur. Tergantung lingkungan," tuturnya.
Disinggung fenomena prostitusi yang melibatkan artis, apakah dilatarbelakangi gaya hidup, Bung Pai tak membantahnya.