Perilaku Seks Menyimpang di Balam

Warga Mengira Pelaku Eksibisionis Mau Curi Motor, Korban: Pas Dilihat Malah Buka Celana

Dikira mau incar sepeda motor, pelaku eksibisionis malah keluarkan alat kelaminnya.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Tangkap Layar Rekaman CCTV
Seorang pria diduga mengalami perilaku seks menyimpang, naik sepeda motor dan berhenti di depan rumah orang di bilangan Sukarame, Bandar Lampung, Sabtu (1/8/2020). Pria tersebut melakukan masturbasi sendiri di atas motor setelah melihat sejumlah wanita ada di halaman rumah. Warga Mengira Pelaku Eksibisionis Mau Curi Motor, Korban: Pas Dilihat Malah Buka Celana. 

Setelah itu, pria tersebut berhenti di depan sebuah rumah yang tengah berkumpul sejumlah perempuan.

Secara tiba-tiba pria tersebut pun mengeluarkan alat kelaminya dan melakukan masturbasi sendiri.

Alhasil prilaku menyimpang ini membuat kaget sejumlah perempuan yang tengah berkumpul.

Mengetahui perbuatannya dipergoki pria tersebut langsung berusaha lari.

Renny saksi mata menyebutkan peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 1 Agustus 2020 sekira pukul 14.30 WIB.

"Iya benar kejadian kemarin, di sini (depan rumah)," ungkapnya, Minggu 2 Agustus 2020.

Suka Pamer

Polisi mengungkap kasus pembunuhan seorang siswi SMA, yang dilaporkan hilang sejak dua bulan silam.

Siswi SMA bernama Astrid Aprilia (15) itu, diduga diculik dan dibunuh oleh Yo, seorang sopir angkot langganannya.

Yo diduga mempunyai perilaku seks menyimpang.

Tengkorak kepala pelajar Astrid, korban penculikan dan mutilasi pelaku Yo, seorang sopir angkot di Bengkulu.
Tengkorak kepala pelajar Astrid, korban penculikan dan mutilasi pelaku Yo, seorang sopir angkot di Bengkulu. (KOMPAS.COM/FIRMANSYAH)

Berikut, fakta-faktanya sebagaimana dilansir Kompas.com:

 1. Diduga idap kelainan seksual

WhatsApp.
WhatsApp. (WHATSAPP)
Sopir angkot langganan yang membunuh Astrid, Yo diduga memiliki perilaku seks menyimpang.

Polisi mendeteksi hal itu dari panggilan telepon video call aplikasi WhatsApp menggunakan ponsel Astrid.

"Pelaku ini sering melakukan video call dengan nomor-nomor cewek yang didapatkan dari grup sekolah yang ada di HP milik korban dengan memperlihatkan alat kemaluannya," kata Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma.

Melalui ponsel Asrid, Yo menelepon teman-teman Astrid dan menunjukkan kemaluannya pada mereka.

Seorang paman Astrid Hendri mengaku mendapat telepon dari nomor Astrid.

"Ada beberapa kali panggilan video call dari nomor korban dan saat diangkat ada orang yang menampakan alat kemaluannya, kemudian kami melakukan pelacakan dan kemudian berhasil ditangkap polisi," katanya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved