Curanmor di Lampung Tengah
VIDEO Pemuda di Seputih Agung Nekat Curi Motor di Rumah Korban
Masuki rumah korban dengan mendongkel pintu, seorang pemuda warga Kampung Gayau Sakti, Kecamatan Seputih Agung, nekat curi satu unit sepeda motor.
Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,TERBANGGIBESAR - Video YouTube Masuki rumah korban dengan mendongkel pintu, seorang pemuda warga Kampung Gayau Sakti, Kecamatan Seputih Agung, nekat curi satu unit sepeda motor.
Modus pelaku berinisial WS (31) dengan mengintai rumah korban Angga (45) yang sepi.
Setelah dirasa aman, WS melaksanakan aksinya sekitar pukul 06.00 WIB.
Pengakuan pelaku WS kepada penyidik Polsek Terbanggi Besar, pintu rumah korban dibuka dengan cara didongkel menggunakan sebatang besi.
"Saya melihat suasana sepi, lalu saya masuk ke rumah (korban), dan di dalam bagian ruang tamu ada motor dan kuncinya masih menggantung di kontak motor," terang WS, Senin (3/8/2020).
• VIDEO Curi Motor di Rumah Polisi di Bekasi, 2 Pria Ditangkap
• Disebut Dekat Sama Richard Kyle, Putty Erwina Buka Suara
• Viral Video Daging Bergerak yang Tuai Beragam Komentar
• Raffi Ahmad Minta Sumbangan ke Mertua, Mau Bangun Rumah Seharga Rp 100 Miliar
Setelah mendapatkan motor korban, pelaku kemudian mendorong motor keluar rumah, dan menghidupi motor sekitar 10 meter dari rumah korban.
Tonton videonya di bawah ini.
"Saya dorong dulu motornya, karena saya takut kalau langsung dinyalakan korban mendengar," bebernya.
Ditinggal Salat, Motor Beat Warga Gedong Tataan Raib di Parkiran Masjid
Ditinggal salat, satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih raib di parkiran Masjid As-Salam, Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung.
Dari informasi yang dihimpun Tribunlampung.co.id, motor dengan nomor polisi BE 4538 RP milik Iskandar (43), warga Gedong Tataan, Pesawaran, ini hilang, Selasa (28/7/2020) sekira pukul 18.10 WIB.
Saat itu korban singgah ke masjid untuk menunaikan ibadah salat Magrib.
Namun ia tak menyangka ketika hendak pulang motornya sudah tidak ada di tempat semula.
"Bapak saya biasanya kalau Magrib memang salat di masjid itu. Setelah markir motor di depan masjid, bapak saya masuk," ujar Dimas (19), anak korban, Rabu (29/7/2020).
Menurut Dimas, ayahnya salat sekitar 15 menit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pemuda-di-seputih-agung-nekat-curi-motor-di-rumah-korban.jpg)