Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

Ketua KPK Firli Bahuri: Jangan Ada Lagi OTT di Lampung

Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan, agar tidak ada lagi kepala daerah di Lampung yang kena Operasi Tangkap Tangan pihaknya.

Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri saat diwawancara awak media di Polda Lampung, Jumat (7/8/2020). Ketua KPK Firli Bahuri: Jangan Ada Lagi OTT di Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan, agar tidak ada lagi kepala daerah di Lampung yang kena Operasi Tangkap Tangan pihaknya.

Ia memastikan, akan menindak tegas setiap pelaku korupsi. Hal ini ditegaskan Firli saat melakukan kunjungan kerja ke Polda Lampung, Jumat (7/8/2020).

"Kami berharap Lampung lebih baik. Karena kita tahu, beberapa kali kami melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan di Lampung," ujarnya.

Sudah dua hari ini, KPK melakukan kunjungan kerja ke Lampung. Pada Kamis, KPK menggelar rapat koordinasi dengan Gubernur Lampung, kepala-kepala daerah di Lampung serta para penyelenggara pilkada 8 kabupaten/kota.

TONTON JUGA:

Kunjungan kerja dilanjutkan Jumat, dengan melakukan supervisi ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung kemudian ke Polda Lampung.

Firli mengatakan, sejak 2016 sampai 2019, ada lima kepala daerah di Provinsi Lampung yang tertangkap tangan KPK. Sementara se-Indonesia, ada 300 kepala daerah yang sudah menjadi tersangka kasus korupsi, sebanyak 124 di antaranya ditangani KPK.

Untuk diketahui, kelima kepala daerah di Lampung yang kena OTT KPK tersebut yakni, bupati nonaktif Lampung Utara Ilmu Agung Mangkunegara, mantan bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, mantan bupati Mesuji Khamami, mantan bupati Lampung Tengah Mustafa, dan mantan Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan.

 BREAKING NEWS Ketua KPK Firli Bahuri Kunjungi 2 Lembaga Penegak Hukum di Lampung

 Pengecer dan Loper Koran Tribun Lampung Dapat Bantuan Sembako dari Pengusaha Kopi

 Kasus Positif Covid-19 di Tubaba Merupakan Cluster Baru dari Jakarta

 BREAKING NEWS Perut Makin Buncit, Keluarga Korban Persetubuhan di Bumi Ratunuban Lapor ke Polisi

Selain itu, Firli juga mengungkapkan jika selama 2018 hingga pertengahan 2020, pihaknya telah menerima 385 pengaduan mengenai dugaan tindak pidana korupsi.

Lampung merupakan provinsi teratas ketiga di wilayah Sumatra dengan pengaduan masyarakat terbanyak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved