Berita Nasional

Kronologi Ormas Bubarkan Acara Pernikahan di Solo hingga Kapolres Kena Pukul

GP Ansor mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas siapapun yang terlibat dalam aksi penyerangan itu.

Tayang:
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai 

"Pada saat pengevakuasian itulah kelompok mereka melakukan tindakan melukai dari keluarga itu," jelas Andy.

Tamu-tamu itu kemudian menjadi sasaran penyerangan oknum ormas.

Sebanyak tiga orang menjadi korban dalam penyerangan itu.

Mereka kini menjalani perawatan di RS Indriati Solo Baru Sukoharjo.

"Tadi malam kena pukul dan lempar sehingga mengalami luka robek di kepala," terang Andy.

"Saat ini sedang dirawat," tandasnya. 

GP Ansor mengecam

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah H Sholahuddin Aly atau Gus Sholah menyampaikan itu sebagi bentuk main hakim sendiri.

“Kami mengecam tindakan brutal dan main hakim sendiri oleh sekelompok orang di Solo,” tegas Gus Sholah, Minggu (9/8/2020).

Menurut Gus Sholah, segala persoalan mestinya diselesaikan melalui jalur hukum yang ada.

Itu mengingat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Negara hukum. 

Oleh karenanya, GP Ansor mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas siapapun yang terlibat dalam aksi penyerangan itu.

Itu demi menjaga kepercayaan publik pada aparat penegak hukum.

“Kami mendesak kepolisian menindak tegas para perusuh itu," kata dia.

"Kami juga mendorong aparat menjamin rasa aman pada siapapun warga Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan adat yang tidak melanggar norma yang berlaku,” tegasnya.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved