Berita Nasional

Tak Percaya Anaknya Meninggal karena Kecelakaan, Kuburan Korban Dibongkar

Namun ternyata pihak keluarga mendapatkan kabar, bahwa korban diduga meninggal dunia bukan karena kecelakaan.

surabaya.tribunnews.com/kukuh kurniawan
Lokasi area pemakaman umum Janti, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Nampak dari kejauhan terlihat tenda berdinding terpal biru, yang merupakan tempat pembongkaran makam dan pemeriksaan jenasah, Kamis (13/8/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penyidik Sat Reskrim Polresta Malang Kota membongkar sebuah makam di pemakaman umum Janti, kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (13/8/2020).

Kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu, pembongkaran makam dilakukan karena polisi butuh melakukan otopsi terhadap mayat yang terkubur di dalamnya. 

"Jadi kami melakukan otopsi kepada jenazah yang telah dimakamkan. Otopsi dilakukan karena ada dugaan bahwa jenazah adalah korban tindak pidana penganiayaan," ujarnya.

"Jadi awalnya korban diduga mengalami kecelakaan, lalu dibawa ke rumah sakit. Setelah dibawa ke rumah sakit, korban meninggal dunia.

Begitu korban telah meninggal, awalnya pihak keluarga menerima bahwa korban meninggal karena mengalami kecelakaan. Sehingga korban pun akhirnya dimakamkan," jelasnya.

Namun ternyata pihak keluarga mendapatkan kabar, bahwa korban diduga meninggal dunia bukan karena kecelakaan. Tetapi meninggal dunia karena dianiaya.

PKL Menangis Mengaku Diancam Istri Wakapolda: Kamu Gak Akan Bisa Jualan Lagi di Pasar Ini

Kisah Anak Kecil Naik Pesawat Sendiri, Ingin Kunjungi sang Ayah di Rumah Sakit

Lesty Kejora Dituding Sengaja Dongkrak Popularitas lewat Hubungan dengan Rizky Billar 

Pihak keluarga korban kemudian melaporkan hal itu ke Polresta Malang Kota. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Polresta Malang Kota. Kemudian berlanjut dengan melakukan pembongkaran makam dan otopsi jenasah.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa otopsi jenasah dilakukan langsung di tempat.

TONTON JUGA

"Pemeriksaan jenasah dilakukan selama 6 jam. Dan hari ini, Kamis (13/8/2020) pemeriksaan sudah selesai dilakukan," jujurnya.

Namun dirinya mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapatkan hasil pemeriksaan tersebut.

"Hasil pemeriksaan belum kami dapatkan, rencana besok kami koordinasi lagi (dengan tim dokter forensik). Diperkirakan hasil pemeriksaan akan keluar dalam waktu dekat," pungkasnya. (*)

 Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Polisi Bongkar Makam Korban Kecelakaan di Malang, Diduga Tewas Karena Penganiayaan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved