Breaking News:

Peredaran Uang Palsu di Lampung

Edarkan Upal, Tahanan Kabur Polsek Natar Terancam 15 Tahun Penjara

Warga Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Lampung Selatan ini disangka membuat dan mengedarkan uang palsu.

Tribunlampung.co.id/Deni
M Jafad (27) mempraktikkan cara membuat uang palsu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - M Jafad (27), tahanan Polsek Natar yang kabur, bakal dijerat dengan pasal 36 UU No 7 Tahun 2011 tentang Tindak Pidana Peredaran Uang Palsu.

Warga Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Lampung Selatan ini disangka membuat dan mengedarkan uang palsu.

Polisi mencatat ada 10 laporan korban terkait modus yang dilakukan pelaku dalam mengedarkan upal.

"Dalam perkara ini, tersangka dijerat pasal peredaran uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," ucap Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, Senin (24/8/2020).

VIDEO Tahanan Polsek Natar Cetak dan Edarkan Upal Rp 320 Juta

Napi di Lampung Cetak Upal Rp 320 Juta Pakai Printer Khusus

206 Kg Ganja asal Medan Diduga Hanya Transit ke Lampung

Bawa 206 Kg Ganja asal Medan, 2 Kurir Diupah Rp 20 Juta

Kapolresta menambahkan, selain menyita barang bukti ribuan lembar upal, pihaknya juga mengamankan perangkat elektronik yang digunakan Jafad untuk mencetak upal, seperti satu unit laptop dan satu unit printer.

"Ada barang bukti lain yang kami amankan seperti sepeda motor dan id card palsu yang digunakan tersangka untuk mengelabui korban," katanya. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)

Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved